Arus Balik H+6 Lebaran 2026 Mulai Melandai, Penyeberangan Bakauheni Tembus 1,1 Juta Penumpang
Arus Balik H+6 Lebaran 2026 Mulai Melandai, Penyeberangan Bakauheni Tembus 1,1 Juta Penumpang. Foto: Ist.
Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Pergerakan arus balik Lebaran 2026 dari Sumatera ke Jawa pada H+6, Sabtu (28 Maret 2026), mulai menunjukkan tren penurunan dengan total 111.589 penumpang menyeberang melalui Pelabuhan Bakauheni dan pelabuhan pendukung.
Meski terjadi penurunan harian dibandingkan tahun lalu, General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bakauheni, Partogi Tamba, menyebut secara kumulatif sejak H-10 hingga H+6 justru terjadi peningkatan jumlah penumpang dan kendaraan, menandakan arus balik tetap tinggi namun lebih tersebar.
Partogi Tamba menjelaskan, berdasarkan data resmi selama 24 jam, jumlah penumpang yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa pada H+6 turun 11 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 125.406 orang.
“Penurunan ini merupakan indikasi bahwa puncak arus balik sudah mulai terlewati dan pergerakan pemudik kini lebih merata,” ujarnya.
Penurunan juga terjadi pada sebagian besar kategori kendaraan. Kendaraan roda empat tercatat sebanyak 14.142 unit atau turun 16 persen dibandingkan tahun lalu. Sementara itu, bus yang menyeberang mencapai 762 unit atau turun 20,2 persen.
Bahkan, kendaraan angkutan barang atau truk tidak tercatat beroperasi pada H+6, turun drastis 100 persen dari tahun lalu yang mencapai 1.149 unit.
Namun demikian, kendaraan roda dua justru mengalami lonjakan signifikan. Tercatat sebanyak 11.661 unit sepeda motor menyeberang dari Sumatera ke Jawa, meningkat 17,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Secara total, seluruh kendaraan yang menyeberang mencapai 26.565 unit atau turun 7,9 persen dari tahun lalu.
Secara kumulatif, arus balik dari Sumatera ke Jawa selama periode H-10 hingga H+6 menunjukkan tren positif. Total penumpang mencapai 1.148.252 orang atau naik 2,5 persen dibandingkan tahun lalu. Sementara total kendaraan mencapai 275.622 unit atau meningkat 4,6 persen.
Di sisi sebaliknya, arus dari Jawa ke Sumatera melalui Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara juga menunjukkan pola serupa. Pada H+6, jumlah penumpang tercatat 60.978 orang atau turun 3,6 persen dibandingkan tahun lalu.
Untuk kendaraan, roda dua mengalami kenaikan sebesar 22,3 persen menjadi 1.935 unit. Sementara kendaraan roda empat turun 3,2 persen menjadi 7.897 unit, dan bus turun 11,9 persen menjadi 732 unit. Berbeda dengan arah Sumatera-Jawa, kendaraan logistik masih bergerak dengan jumlah truk mencapai 1.337 unit atau naik 12,1 persen.
Total kendaraan dari Jawa ke Sumatera pada H+6 tercatat 11.901 unit atau naik tipis 1,1 persen dibandingkan tahun lalu.
Sedangkan secara kumulatif sejak H-10 hingga H+6, jumlah penumpang mencapai 1.266.794 orang atau naik 2,3 persen, dan total kendaraan mencapai 319.121 unit atau meningkat 6,4 persen.
Partogi Tamba menambahkan, kondisi ini menunjukkan bahwa kepadatan di lintasan penyeberangan mulai terkendali.
“Kami terus mengoptimalkan operasional kapal dan layanan di pelabuhan agar arus balik berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa,” tutupnya. (*)
Berita Lainnya
-
Kapolri: Angka Kecelakaan Saat Mudik Turun 7,8 Persen
Sabtu, 28 Maret 2026 -
Kapolri Pantau Arus Balik di Pelabuhan Bakauheni, Ini Pengarahannya
Sabtu, 28 Maret 2026 -
543.440 Pemudik Sudah Kembali ke Jawa, ASDP Pastikan Arus Balik Tetap Terkendali
Sabtu, 28 Maret 2026 -
Arus Balik Lebaran di Pelabuhan Bakauheni Turun Tajam, Angkutan Logistik Meningkat
Jumat, 27 Maret 2026








