Gubernur Mirza: Jadikan Nilai Ramadan sebagai Pondasi Kerja ASN Lampung
Halal bihalal Pemprov Lampung, Senin (30/3/2026). Foto: Ria/kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung menjadikan momentum halal bihalal sebagai sarana memperkuat nilai-nilai yang telah dibangun selama bulan Ramadan.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Mirza saat memberikan sambutan dalam kegiatan halal bihalal di lingkungan Pemprov Lampung yang berlangsung di halaman kantor Gubernur Lampung, Senin (30/3/2026).
Gubernur Mirza menekankan bahwa halal bihalal merupakan momentum penting untuk merefleksikan berbagai hal yang telah dilakukan selama Ramadan dan menjadikannya sebagai kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat.
"Halal bihalal ini adalah momen kita untuk memperkuat apa saja yang telah kita bangun, apa saja yang sudah kita lakukan, apa yang sudah kita berusaha tinggalkan di bulan Ramadan," ujar Gubernur Mirza.
Ia mengatakan, selama bulan Ramadan umat muslim menjalani ibadah dengan penuh kesungguhan, mulai dari menahan diri, melatih kesabaran, hingga meningkatkan keikhlasan dalam setiap amal yang dilakukan.
"Kita umat muslim selama bulan Ramadan kemarin selama sebulan penuh fokus dalam melaksanakan ibadah puasa. Dalam ibadah puasa ini kita berusaha untuk sabar, artinya kita melatih kesabaran agar selalu lebih baik," katanya.
Selain itu, Gubernur Mirza juga menyoroti kedisiplinan yang terbentuk selama Ramadan, mulai dari disiplin waktu sahur, berbuka, hingga melaksanakan salat tepat waktu.
"Kita di bulan Ramadan kemarin belajar untuk disiplin. Sahur tepat waktu, buka juga tepat waktu, disiplin salat tepat waktu. Saya lihat, Masya Allah, kalau bulan Ramadan, zuhur di masjid sampai luar, ashar juga masih ramai," ujarnya.
Ia menegaskan bahwa Ramadan menjadi momentum untuk melatih kedisiplinan dan meningkatkan ketaatan kepada Allah SWT. Menurutnya, setelah Ramadan berakhir, nilai-nilai tersebut harus tetap dijaga dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
"Tujuan Ramadan salah satunya adalah melatih agar kita menjadi orang yang lebih baik setelah bulan Ramadan. Kalau setelah Ramadan kita sama seperti bulan Ramadan, itu tandanya puasanya diterima. Tapi kalau balik lagi seperti sebelum Ramadan, apakah nilai-nilai itu berhenti saja ketika bulan Ramadan atau harus kita bawa dalam kehidupan sehari-hari," jelasnya.
Gubernur Mirza juga menegaskan bahwa setelah Ramadan, tantangan sesungguhnya justru dimulai. Ia berharap nilai-nilai yang dipelajari selama Ramadan dapat diterapkan dalam dunia kerja, terutama dalam melayani masyarakat.
"Setelah Ramadan inilah ujian sesungguhnya telah dimulai. Jika selama Ramadan kita bisa menahan diri, maka dalam bekerja saya harap juga mampu menahan diri dari hal-hal yang tidak benar. Jika selama Ramadan kita bisa disiplin waktu, maka dalam bekerja juga kita harus lebih disiplin lagi, terutama dalam melayani masyarakat," ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa bekerja dengan jujur, melayani dengan tulus, serta mengambil keputusan secara adil merupakan bagian dari ibadah.
"Bekerja dengan jujur, melayani dengan tulus dan mengambil keputusan dengan adil itu adalah ibadah yang sesungguhnya," tegasnya.
Selain nilai integritas, Gubernur Mirza juga menekankan pentingnya kebersamaan yang telah terbangun selama Ramadan untuk terus dijaga dalam pelaksanaan tugas pemerintahan.
"Ramadan kemarin mengajarkan kita tentang kebersamaan. Kita selalu berbuka bersama, rasanya tidak enak kalau buka sendiri. Salat pun berjemaah, tidak pernah sendiri. Bahkan kalau punya rezeki lebih, kita ingin berbagi. Semangat kebersamaan ini jangan berhenti di bulan Ramadan, jadikan ini sebagai etos kerja kita bersama," katanya.
Menurutnya, dalam menjalankan pemerintahan tidak ada organisasi perangkat daerah (OPD) yang bisa bekerja sendiri. Diperlukan kolaborasi dan kerja sama lintas sektor agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal.
"Kita tidak bisa bekerja sendiri. Tidak ada OPD yang bisa berjalan sendiri. Kita harus hilangkan ego sektoral, perkuat kolaborasi, bangun kepercayaan satu sama lain. Atasan harus percaya kepada bawahan, dan bawahan juga harus menjaga kepercayaan atasan," ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh ASN Pemprov Lampung untuk menjadi tim yang solid dan berjuang bersama demi kepentingan masyarakat.
"Kita ASN Pemprov harus menjadi satu tim yang solid, bukan hanya sekadar bekerja sama, tapi juga harus berjuang bersama untuk rakyat Lampung," tegasnya.
Gubernur Mirza menambahkan bahwa masyarakat tidak akan melihat siapa yang paling hebat, tetapi siapa yang paling peduli terhadap mereka.
"Masyarakat Provinsi Lampung tidak akan melihat siapa yang paling hebat, tapi masyarakat akan melihat siapa yang paling peduli dengan mereka," katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Mirza juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI, Polri, dan instansi terkait atas dedikasi mereka selama bulan Ramadan.
"Saya menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada jajaran Kepolisian Republik Indonesia, bapak Kapolda dan jajarannya, TNI dan instansi vertikal lainnya atas dedikasi luar biasa selama bulan Ramadan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Provinsi Lampung," ujarnya.
Ia menilai keberhasilan menjaga keamanan selama Ramadan membuat masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan nyaman.
"Bapak-bapak sekalian telah memastikan seluruh 9,5 juta masyarakat Lampung bisa menjalankan bulan Ramadan dengan tenang dan khusyuk. Masjid ramai, masyarakat tidak khawatir beribadah, harga kebutuhan pokok stabil, arus mudik juga berjalan lancar," katanya.
Gubernur Mirza menutup sambutannya dengan menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menjaga kondusivitas di Provinsi Lampung.
"Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung dan seluruh masyarakat, saya ucapkan terima kasih sebesar-besarnya. Semoga seluruh pengabdian kita menjadi amal ibadah dan mendapatkan balasan terbaik dari Tuhan Yang Maha Esa," pungkasnya. (*)
Berita Lainnya
-
RSPTN Unila Hampir Jadi, Tapi Amdalalin Belum Ada
Senin, 30 Maret 2026 -
BKD Lampung Sebut Jumlah ASN Sudah Lebih dari Cukup, Rekrutmen CPNS Tunggu Regulasi
Senin, 30 Maret 2026 -
Khatam Al-Qur’an Saat Ramadan, Puluhan ASN Pemprov Lampung Dapat Hadiah Umrah dari Gubernur
Senin, 30 Maret 2026 -
Kementan Dorong Modernisasi Pertanian, Petani CSR Kapuas Dilibatkan Operasikan Drone
Senin, 30 Maret 2026








