• Senin, 30 Maret 2026

Musrenbang 2026, Lampung Timur Fokus Percepat Ekonomi Berkelanjutan

Senin, 30 Maret 2026 - 14.29 WIB
21

Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah saat menandatangani hasil Musrenbang tahun 2026. Foto: Agus/kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Lampung Timur - Pemerintah Kabupaten Lampung Timur menegaskan komitmennya mempercepat pembangunan infrastruktur dan hilirisasi sektor pertanian dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Lampung 2026, Senin (30/3/2026).

Forum strategis yang digelar di Aula Rumah Dinas Bupati Lampung Timur ini menjadi pijakan penting dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027, dengan fokus pada pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah, Wakil Bupati Azwar Hadi, jajaran Forkopimda provinsi dan kabupaten, serta para kepala OPD dan pemangku kepentingan lainnya.

Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah dalam sambutannya menegaskan bahwa Musrenbang bukan sekadar agenda seremonial, melainkan forum penting dalam menentukan arah kebijakan pembangunan daerah ke depan.

“Tahun 2026 hingga 2027 menjadi fase krusial. Perencanaan harus matang dan program yang dijalankan harus benar-benar berdampak serta dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Ela.

Ia juga menyampaikan bahwa sektor pertanian masih menjadi tulang punggung perekonomian Lampung Timur dengan kontribusi sekitar 30 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).

Untuk memperkuat sektor tersebut, Pemkab Lampung Timur mendorong pengembangan kawasan hilirisasi pertanian di Kecamatan Pekalongan melalui kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Lampung dan Bulog.

Dari sisi kinerja ekonomi, pertumbuhan Lampung Timur tercatat mencapai 7,25 persen tanpa migas, dan 4,65 persen dengan migas. Sementara angka kemiskinan berhasil ditekan dari 13,39 persen menjadi 12,15 persen.

Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga mengalami peningkatan menjadi 73,98, menunjukkan adanya perbaikan kualitas hidup masyarakat.

Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menyampaikan bahwa sektor pertanian masih menjadi kontributor terbesar perekonomian provinsi dengan angka 24,98 persen.

Ia menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam mendukung percepatan pembangunan di Lampung Timur, khususnya dalam menurunkan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami optimistis, dengan kondisi fiskal dan capaian yang ada, Lampung Timur mampu menurunkan angka kemiskinan lebih cepat,” ujarnya.

Jihan juga mengapresiasi capaian tingkat pengangguran terbuka Lampung Timur yang berada di angka 3,18 persen, lebih rendah dibandingkan rata-rata provinsi sebesar 4,21 persen.

Melalui Musrenbang ini, diharapkan sinergi antara pemerintah kabupaten, provinsi, hingga pusat semakin kuat, sehingga perencanaan pembangunan dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan. (*)