• Selasa, 31 Maret 2026

2.866 Siswa Lolos SNBP 2026 di Unila, Mayoritas dari Lampung

Selasa, 31 Maret 2026 - 17.00 WIB
23

Wakil Rektor Bidang Akademik Unila yang juga Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB), Suripto Dwi Yuwono saat konferensi pers di Unila, Selasa (31/3/2026). Foto: Sri/Kupastuntas.co

Sri

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Universitas Lampung (Unila) menerima sebanyak 2.866 mahasiswa baru melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun 2026. Jalur ini merupakan salah satu skema seleksi nasional dengan kuota minimal 20 persen dari total penerimaan mahasiswa baru.

Wakil Rektor Bidang Akademik Unila yang juga Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB), Suripto Dwi Yuwono, menyampaikan bahwa mayoritas mahasiswa yang diterima berasal dari Provinsi Lampung.

“Dari total 2.866 mahasiswa yang diterima, sebanyak 2.599 orang atau sekitar 89,29 persen berasal dari Provinsi Lampung, sementara sisanya dari luar daerah,” ujarnya saat konferensi pers di Unila, Selasa (31/3/2026).

Ia menjelaskan, tingginya dominasi mahasiswa asal Lampung menunjukkan bahwa Unila masih menjadi pilihan utama bagi lulusan SMA sederajat di daerah tersebut.

Sementara itu, jumlah peminat SNBP Unila tahun 2026 tercatat mencapai 26.957 siswa. Dari jumlah tersebut, sekitar 19 ribu lebih siswa secara resmi mendaftar untuk mengikuti seleksi, sehingga tingkat keketatan penerimaan tergolong cukup tinggi.

“Dengan jumlah pendaftar yang besar dan kuota terbatas, persaingan masuk Unila melalui jalur SNBP cukup ketat,” tambahnya.

Dari sisi latar belakang pendidikan, mahasiswa yang diterima didominasi oleh lulusan SMA, yakni sekitar 75 persen. Sementara lulusan SMK mencapai 24 persen dan Madrasah Aliyah (MA) sekitar 1 persen.

Selain itu, para siswa yang lolos SNBP 2026 ini berasal dari 495 sekolah, baik yang berada di Provinsi Lampung maupun dari berbagai daerah lainnya di Indonesia.

Bagi siswa yang belum berhasil lolos melalui jalur SNBP, Unila masih membuka kesempatan melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) yang dijadwalkan mulai dibuka pada 25 Mei 2026.

“Masih ada peluang melalui jalur SNBT, jadi siswa yang belum berhasil tidak perlu berkecil hati,” kata Suripto.

Di sisi lain, Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan (BAK) Unila, Hero Satrian Arief, mengungkapkan bahwa dari total mahasiswa yang diterima, sebanyak 1.319 orang merupakan pendaftar melalui jalur Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah 2026.

Namun demikian, dari jumlah tersebut baru 647 mahasiswa yang dinyatakan memenuhi syarat (eligible) sebagai penerima bantuan KIP Kuliah.

“Untuk KIP ini masih bisa bertambah karena penetapannya berasal dari pusat. Kami berharap jumlah penerima yang lolos verifikasi dapat meningkat,” jelasnya.

Program KIP Kuliah sendiri merupakan bantuan dari pemerintah bagi mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu agar tetap dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

Dengan tingginya minat pendaftar serta ketatnya persaingan, Unila terus berkomitmen meningkatkan kualitas seleksi dan pemerataan akses pendidikan bagi calon mahasiswa, baik melalui jalur prestasi maupun jalur tes.

"Kita mengimbau calon mahasiswa untuk terus memantau informasi resmi terkait tahapan seleksi lanjutan agar tidak tertinggal proses pendaftaran berikutnya, " tandasnya. (*)