• Kamis, 02 April 2026

Italia Kembali Tersingkir, Ini Daftar 48 Peserta Piala Dunia 2026

Kamis, 02 April 2026 - 17.42 WIB
19

Trofi Piala Dunia. Foto: Ist

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Komposisi 48 tim yang akan tampil pada Piala Dunia 2026 akhirnya resmi lengkap. Enam tim terakhir memastikan tiket ke putaran final melalui jalur playoff antar konfederasi, sekaligus menutup seluruh slot peserta turnamen yang akan digelar pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026 di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.

Tim-tim yang lolos melalui fase playoff tersebut adalah Turki, Swedia, Bosnia-Herzegovina, Republik Ceko, Republik Demokratik Kongo, dan Irak. Mereka menyusul 39 tim lain yang sebelumnya telah memastikan tempat melalui jalur kualifikasi.

Dari kawasan Asia, sejumlah negara yang akan tampil antara lain Jepang, Korea Selatan, Iran, Australia, Arab Saudi, Qatar, Uzbekistan, dan Yordania. Sementara dari Amerika Selatan, tim-tim langganan seperti Brasil, Argentina, Paraguay, Kolombia, Ekuador, dan Uruguay kembali meramaikan persaingan.

Eropa masih menjadi benua dengan jumlah wakil terbanyak. Selain tim-tim yang lolos lewat playoff, sejumlah negara besar seperti Austria, Belgia, Kroasia, Inggris, Prancis, Jerman, Belanda, Norwegia, Portugal, Skotlandia, Spanyol, dan Swiss juga telah mengamankan tiket ke putaran final.

Dari Afrika, total 10 tim akan berlaga, yakni Aljazair, Tanjung Verde, Mesir, Ghana, Pantai Gading, Maroko, Senegal, Afrika Selatan, Tunisia, serta Republik Demokratik Kongo. Sementara itu, Selandia Baru menjadi satu-satunya wakil dari Oseania. Jalur CONCACAF diisi oleh Curacao, Haiti, dan Panama.

Di tengah lengkapnya daftar peserta, sejumlah tim besar justru harus menelan kekecewaan karena gagal lolos. Nigeria, Polandia, Kamerun, Denmark, Chili, hingga Italia dipastikan absen dari turnamen edisi kali ini.

Kegagalan Italia menjadi sorotan tajam. Tim berjuluk Gli Azzurri itu kembali tidak tampil di Piala Dunia setelah terakhir kali bermain pada 2014. Saat itu, mereka tersingkir di fase grup usai kalah 1-0 dari Uruguay dalam laga yang diwarnai insiden gigitan Luis Suarez terhadap Giorgio Chiellini.

Pada babak playoff, Italia harus mengakui keunggulan Bosnia-Herzegovina. Pertandingan berakhir imbang 1-1 hingga babak tambahan waktu dan dilanjutkan ke adu penalti. Dari eksekusi tersebut, hanya Sandro Tonali yang berhasil mencetak gol untuk Italia, sementara Bosnia mampu mencetak empat gol.

Kegagalan ini menuai kritik dari berbagai pihak. Selebritas asal Italia, Aldo Zilli, menilai skuad Gli Azzurri saat ini tidak memiliki karakter kuat.

"Dia adalah sosok yang luar biasa, dia sangat bersemangat-cara dia melatih mencerminkan bagaimana ia bermain dahulu, Sayangnya, kami tidak yakin dia akan mampu membawa Italia maju untuk memenangkan apa pun, karena menurut saya gaya sepak bola yang ingin diterapkan tidak cocok dengan tim yang dia miliki saat ini," kata Zilli sebagaimana dilansir TalkSport, dikutip dari detikSport.

"Saya rasa dia memiliki banyak 'anak mama' dan ini bukan lagi eranya Gattuso, Chiellini, atau Bonucci," lanjutnya.

Kritik juga datang dari pelatih senior Fabio Capello. Mantan pelatih yang pernah membawa Italia juara dunia 2006 itu menyebut kegagalan ini sebagai noda besar dalam sejarah sepak bola Italia.

"Ini adalah tragedi olahraga, sebuah aib. Ini adalah salah satu hal terburuk yang pernah terjadi kepada sepakbola Italia dalam sejarahnya baru-baru ini," imbuh eks pelatih AC Milan, Real Madrid, AS Roma, dan Juventus itu dikutip Football Italia dilansir dari detikSport. (*)