Libur Paskah, Ratusan Ribu Penumpang Padati Penyeberangan Merak–Bakauheni
Libur Paskah, Ratusan Ribu Penumpang Padati Penyeberangan Merak–Bakauheni. Foto: Ist.
Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Lonjakan penumpang dan kendaraan terjadi selama libur panjang Paskah pada 2–4 April 2026 di lintasan utama Merak–Bakauheni dan Ketapang–Gilimanuk, saat PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan layanan tetap lancar dan terkendali.
PT ASDP Indonesia Ferry mencatat pergerakan signifikan selama periode long weekend tersebut, dengan lintasan Merak–Bakauheni menjadi titik tersibuk.
Sebanyak 136.642 penumpang dan 30.379 kendaraan tercatat menyeberang, didominasi mobil pribadi dan truk logistik. Kenaikan tajam terlihat dari Kamis ke Jumat, masing-masing naik 25,8 persen untuk penumpang dan 23,7 persen untuk kendaraan.
Arus sebaliknya, Bakauheni–Merak, bahkan mencatat angka lebih tinggi dengan 154.494 penumpang dan 30.676 kendaraan.
Tingginya angka ini menunjukkan mobilitas masyarakat yang masif sekaligus tetap berjalannya distribusi logistik di tengah libur panjang.
Di lintasan Ketapang–Gilimanuk, total 112.635 penumpang dan 31.195 kendaraan tercatat menyeberang, dengan dominasi sepeda motor.
Sementara itu, arus balik dari Gilimanuk ke Ketapang mencapai 59.834 penumpang dan 17.157 kendaraan, dengan truk logistik dan mobil pribadi mendominasi.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menegaskan bahwa lonjakan ini telah diantisipasi melalui penguatan operasional di seluruh lini, mulai dari kesiapan armada hingga pelayanan pelabuhan.
Pengalaman pada periode sebelumnya menjadi dasar perbaikan sistem agar arus tetap tertib dan lancar.
Sementara itu, antrean panjang kendaraan di Ketapang yang sempat mengular hingga belasan kilometer pada 1 April, kini berhasil diurai.
General Manager ASDP Cabang Ketapang, Arief Eko, menyebut kondisi antrean telah terkendali dan hanya tersisa di area parkir Bulusan hingga Sabtu siang.
Penguraian ini dilakukan melalui strategi terpadu, seperti optimalisasi muatan kapal, pengaturan dermaga, hingga pemanfaatan buffer zone secara maksimal. Dukungan regulator juga dinilai berperan penting dalam mempercepat normalisasi arus kendaraan.
Untuk menjaga kelancaran layanan ke depan, ASDP terus memperkuat kesiapan armada, meningkatkan kesiapsiagaan personel, serta mempererat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan.
Di sisi lain, digitalisasi layanan melalui platform Ferizy turut membantu mengurai kepadatan. Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, mengimbau masyarakat untuk membeli tiket lebih awal hingga H-60 keberangkatan dan memastikan data identitas diisi dengan benar guna menghindari kendala saat proses penyeberangan.
ASDP juga mengingatkan pengguna jasa agar tidak membeli tiket melalui calo demi keamanan dan kenyamanan perjalanan.
Dengan berbagai langkah tersebut, ASDP menegaskan komitmennya menjaga layanan penyeberangan tetap andal di tengah tingginya mobilitas masyarakat. (*)
Berita Lainnya
-
Parkiran Pantai Sanggar Beach Lamsel Tak Aman, Mobil Brio Raib
Kamis, 02 April 2026 -
Antrean Truk di Pelabuhan Bakauheni Capai 3 Km, Polisi Terapkan Delay System
Selasa, 31 Maret 2026 -
Lebih dari 1,1 Juta Penumpang Menyeberang di Pelabuhan Bakauheni Selama Operasi Ketupat Krakatau 2026
Senin, 30 Maret 2026 -
Arus Balik H+6 Lebaran 2026 Mulai Melandai, Penyeberangan Bakauheni Tembus 1,1 Juta Penumpang
Minggu, 29 Maret 2026








