15 Ribu Siswa SMP di Bandar Lampung Ikuti TKA, untuk SD Digelar 20 April
Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bandar Lampung, Mulyadi Syukri. Foto: Sri/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Bandar Lampung resmi dimulai pada 6 April dan akan berlangsung hingga 16 April 2026. Sekitar 15 ribu siswa dari berbagai sekolah tercatat mengikuti ujian yang digelar secara serentak tersebut.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bandar Lampung, Mulyadi Syukri, mengatakan seluruh sekolah telah siap melaksanakan TKA, baik dari sisi sarana maupun prasarana pendukung.
“Yang mengikuti TKA sekitar 15 ribu siswa. Persiapan di sekolah itu sudah siap semua, mulai dari komputer, tenaga operator, listrik, hingga jaringan internet,” ujarnya, Selasa (7/4/2026).
Ia menjelaskan, pelaksanaan ujian dilakukan secara bertahap dan dibagi dalam beberapa sesi. Setiap siswa akan mengikuti tes sesuai jadwal mata pelajaran yang telah ditentukan, dimulai dari matematika dan dilanjutkan dengan bahasa Indonesia.
“Seluruh siswa ikut, hanya saja pelaksanaannya dibagi dalam beberapa sesi,” jelasnya.
Untuk memastikan kelancaran ujian, Disdikbud juga telah mengantisipasi potensi kendala teknis, termasuk risiko pemadaman listrik. Koordinasi dengan pihak PLN telah dilakukan, sementara sekolah diminta menyiapkan langkah cadangan jika terjadi gangguan.
“Jauh sebelum pelaksanaan, kami sudah bersurat ke PLN. Sekolah juga sudah menyiapkan antisipasi jika terjadi pemadaman listrik,” tambahnya.
Mulyadi menyebut, hingga saat ini pelaksanaan TKA berjalan lancar dan belum ditemukan kendala berarti di lapangan.
Sementara itu, untuk jenjang Sekolah Dasar (SD), pelaksanaan TKA dijadwalkan dimulai sekitar 20 April 2026, dengan jumlah peserta yang juga diperkirakan mencapai hampir 15 ribu siswa.
Ia menegaskan, TKA bertujuan untuk mengukur kemampuan akademik siswa secara objektif. Selain itu, hasil tes juga dapat menjadi salah satu pertimbangan dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, khususnya bagi siswa yang ingin masuk ke sekolah unggulan.
“TKA ini untuk menilai kemampuan akademik siswa. Nantinya, nilai ini juga bisa digunakan sebagai salah satu acuan untuk masuk ke SMA, khususnya bagi siswa berprestasi,” katanya.
Menanggapi kekhawatiran wali murid terkait perbedaan materi antara TKA dan seleksi masuk SMA, pihaknya memastikan telah melakukan koordinasi dengan pemerintah provinsi agar materi yang diujikan tetap selaras dengan kurikulum.
“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak provinsi agar materi yang dipelajari dan yang diujikan tetap selaras. Apalagi ini merupakan program dari pusat, sehingga sudah disesuaikan dengan kurikulum yang berlaku,” pungkasnya. (*)
Berita Lainnya
-
Kasus PSMI Disorot, DPRD Lampung Minta Kejati Lindungi Nasib Petani
Selasa, 07 April 2026 -
Kasus DBD di Bandar Lampung Capai 33 Kasus, Dinkes Imbau Warga Waspada
Selasa, 07 April 2026 -
Banyak Mengandung Narkoba, Kepala BNN Minta Vape Dilarang di RUU Narkotika
Selasa, 07 April 2026 -
Kepala BNN Sebut 54 Persen Penghuni Lapas Terlibat Kasus Narkotika
Selasa, 07 April 2026








