Kepatuhan 100% SatuSehat, RSUD Abdul Moeloek Perkuat Status Rumah Sakit Tipe A
Kepatuhan 100% SatuSehat, RSUD Abdul Moeloek Perkuat Status Rumah Sakit Tipe A. Foto: Ist
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - RSUD dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung kembali menegaskan posisinya sebagai rumah sakit rujukan tertinggi dengan capaian kepatuhan 100% terhadap sistem SatuSehat per 8 April 2026. Sistem yang dikelola Kementerian Kesehatan RI ini merupakan amanat dari Permenkes Nomor 24 Tahun 2022 tentang rekam medis terintegrasi.
Capaian ini menjadi indikator kuat bahwa RSUD Abdul Moeloek mampu menjaga standar pelayanan, tata kelola, serta integrasi data kesehatan secara optimal di tengah tingginya beban layanan. Tercatat, jumlah kunjungan pasien di rumah sakit ini dapat mencapai sekitar 30.000 pasien setiap bulan.
Direktur RSUD dr. H. Abdul Moeloek, dr. Imam Ghozali, Sp.An., KMN., M.Kes, dinilai berhasil mengawal transformasi digital layanan kesehatan melalui implementasi SatuSehat secara menyeluruh. Kepatuhan penuh ini sekaligus memperkuat marwah RSUDAM sebagai rumah sakit tipe A di Provinsi Lampung.
Capaian tersebut menjadi kabar baik di tengah kebijakan tegas Kementerian Kesehatan melalui Surat Nomor YM.02.02/D/971/2026, yang memberikan sanksi kepada rumah sakit yang belum memenuhi standar SatuSehat. Bahkan, ketidakpatuhan tersebut berdampak pada penurunan kelas sejumlah rumah sakit di Lampung.
RSUD Abdul Moeloek membuktikan bahwa komitmen terhadap ketertiban, transparansi, dan pengelolaan layanan yang profesional mampu menciptakan sistem pelayanan kesehatan yang terintegrasi dan berkualitas. Implementasi SatuSehat juga memperkuat zona integritas dalam tata kelola rumah sakit.
Keberhasilan ini sejalan dengan program kerja Pemerintah Provinsi Lampung di bawah kepemimpinan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal, ST, MM dan Wakil Gubernur dr. Jihan Nurlela Chalim, MM, yang berfokus pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat.
Dengan capaian ini, RSUD dr. H. Abdul Moeloek tidak hanya mempertahankan statusnya sebagai rumah sakit tipe A, tetapi juga menjadi contoh transformasi layanan kesehatan berbasis digital yang akuntabel dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. (**)
Berita Lainnya
-
Prabowo Target Tutup 13 PLTD, Klaim Bisa Pangkas Impor BBM hingga 20 Persen
Kamis, 09 April 2026 -
Garinca Apresiasi Pembukaan Rekening PT PSMI: Operasional Jalan, Proses Hukum Tetap Lanjut
Kamis, 09 April 2026 -
75 Guru PPPK Terima SK, Pemkot Bandar Lampung Tekankan Kualitas dan Inovasi
Kamis, 09 April 2026 -
Pemprov Lampung Dorong Deteksi Dini TBC, Target Eliminasi Kasus di 2030
Kamis, 09 April 2026








