• Senin, 13 April 2026

HMJ PAI UIN Raden Intan Lampung Gelar Open Recruitment 2026: Awal Regenerasi Kepemimpinan yang Berintegritas

Senin, 13 April 2026 - 19.34 WIB
146

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN Raden Intan Lampung menyelenggarakan kegiatan Open Recruitment (OPREC) tahun 2026 pada Senin, 13 April 2026, bertempat di Aula Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK). Kegiatan ini menjadi momentum awal regenerasi kepemimpinan mahasiswa pada periode Ketua Jurusan PAI, Dr. Koderi, S.Ag., M.Pd., dan Sekretaris Jurusan, Dr. Riyuzen, M.Pd.

Panitia pelaksana yang diketuai oleh Abdul Rahman Shani menyelenggarakan kegiatan ini dengan mengusung tema “Bersatu dalam Nilai, Bergerak dalam Kebaikan: Mewujudkan Mahasiswa PAI yang Solid dan Berintegritas.” Tema ini mencerminkan komitmen organisasi dalam membangun karakter mahasiswa yang unggul, berintegritas, dan memiliki solidaritas yang kuat .

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan III FTK UIN Raden Intan Lampung, Dr. Heru Juabdin Sada, M.Pd.I. Wakil Dekan III menegaskan bahwa organisasi mahasiswa merupakan laboratorium kepemimpinan yang strategis dalam membentuk karakter, meningkatkan kapasitas intelektual, serta menumbuhkan jiwa tanggung jawab sosial mahasiswa. Beliau juga menekankan bahwa mahasiswa PAI harus mampu menjadi agen perubahan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas moral dan komitmen keislaman yang kuat dalam kehidupan kampus dan masyarakat.

Ketua Umum HMJ PAI, Syifa Ulfazia, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Open Recruitment merupakan pintu awal bagi mahasiswa untuk berproses dalam organisasi. Syifa menegaskan bahwa HMJ PAI tidak hanya menjadi wadah pengembangan minat dan bakat, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran kepemimpinan, penguatan nilai, serta pembentukan karakter mahasiswa yang berintegritas. Syifa juga mengajak seluruh peserta untuk aktif, berkomitmen, dan berkontribusi dalam membangun organisasi yang progresif dan berdampak.

Rangkaian pembukaan kegiatan berlangsung khidmat yang diawali dengan tilawah Al-Qur’an, pembacaan shalawat, serta menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars UIN, dan Mars PAI sebagai bentuk peneguhan nilai kebangsaan dan identitas akademik .

Ketua pelaksana, Abdul Rahman Shani, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan OPREC merupakan langkah strategis dalam memastikan keberlanjutan organisasi melalui proses kaderisasi yang terarah dan berkualitas. Rahman menegaskan bahwa HMJ PAI berkomitmen melahirkan generasi mahasiswa yang adaptif, inovatif, serta mampu berkontribusi secara nyata dalam pengembangan keilmuan dan organisasi.

Kegiatan inti diisi dengan penyampaian materi bertema antropologi kampus oleh Faqihuddin Akbar Mu’allim, S.Pd. Materi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada peserta mengenai dinamika kehidupan mahasiswa dalam perspektif sosial dan budaya organisasi. Pemateri menekankan bahwa regenerasi kepemimpinan tidak hanya berorientasi pada pergantian struktur, tetapi juga pada internalisasi nilai, budaya, dan etos kerja organisasi yang transformatif .

Selain itu, panitia melaksanakan Forum Group Discussion (FGD) sebagai ruang dialog interaktif antara peserta dan pengurus HMJ PAI. Kegiatan ini mendorong peserta untuk berpikir kritis, menyampaikan argumentasi secara akademik, serta memahami peran strategis mahasiswa dalam organisasi. Selanjutnya, peserta mengikuti sesi pengenalan HMJ sebagai upaya memberikan gambaran struktur, program kerja, dan budaya organisasi kepada calon anggota baru .

Sebagai penutup, panitia melaksanakan prosesi baiat pengurus dan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen dan kebersamaan dalam membangun organisasi yang solid. Kegiatan berlangsung dengan tertib, partisipatif, dan penuh semangat kolaboratif dari seluruh peserta dan panitia.

Dengan terselenggaranya kegiatan Open Recruitment ini, HMJ PAI UIN Raden Intan Lampung diharapkan mampu melahirkan generasi mahasiswa yang tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga memiliki integritas moral, kemampuan kepemimpinan, serta kepekaan sosial yang tinggi. Kegiatan ini sekaligus menjadi fondasi awal dalam mewujudkan organisasi mahasiswa yang transformatif, kolaboratif, dan berdaya saing di era global. (**)