Dorong Pariwisata, Gubernur Mirza Tinjau Pelebaran Jalan RE Martadinata - Padang Cermin
Gubernur Mirzan dan Wakil Gubernur Jihan Nurlela meninjau rencana pelebaran jalan ruas RE Martadinata sampai Lempasing - Padang Cermin, Rabu (15/4/2026). Foto: Ria/kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama Wakil Gubernur Jihan Nurlela meninjau langsung rencana pelebaran jalan ruas R.E. Martadinata hingga Lempasing - Padang Cermin, Rabu (15/4/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Lampung dalam meningkatkan konektivitas menuju kawasan wisata unggulan di wilayah pesisir.
Saat dimintai keterangan, Gubernur Mirza menegaskan bahwa sektor pariwisata di Provinsi Lampung mengalami peningkatan signifikan, khususnya di wilayah Kabupaten Pesawaran yang menjadi salah satu pusat destinasi wisata favorit.
"Sektor pariwisata peningkatannya luar biasa di Provinsi Lampung, utamanya di daerah Pesawaran, pusat-pusat pariwisata. Selama ini tempat wisata masih kurang didesain dengan baik, infrastrukturnya juga belum ada pendukung. Maka di periode ini kami ingin tumpuan maksimal pada sektor pariwisata, utamanya dalam infrastruktur," ujar Mirza.
Ia menjelaskan, kondisi jalan pesisir yang saat ini hanya memiliki lebar sekitar 5 meter tidak lagi mampu menampung tingginya volume kendaraan, terutama saat akhir pekan.
Berdasarkan data yang disampaikan, jumlah lalu lintas kendaraan di jalur tersebut mencapai sekitar 7.500 kendaraan per hari pada Sabtu dan Minggu.
"Jalan yang kita lewati ini cuma 5 meter, tapi ada 7.500 lalu lintas per hari terutama di hari Sabtu-Minggu. Tentunya ini salah satu kepadatan di Provinsi Lampung, macetnya bisa berjam-jam. Maka kita segera ingin lebarkan menjadi 11 meter, sehingga bisa empat jalur jika kondisi macet sekali. Dengan begitu konektivitas menuju area-area pariwisata akan semakin baik," jelasnya.
Selain pelebaran jalan utama, Pemerintah Provinsi Lampung juga berencana membuka jalur wisata baru hingga kawasan Pantai Gigi Hiu di Kabupaten Tanggamus.
Peningkatan infrastruktur tersebut diharapkan dapat membuka akses wisata baru sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
"Kami juga akan membuka jalur pariwisata baru sampai ke Gigi Hiu, sampai ke Tanggamus. Nanti kita akan perbaiki jalan-jalannya, diperbagus semua. Untuk tahap awal yang dilebarkan baru sekitar 5 kilometer, tahun depan insyaallah akan dilanjutkan," tambahnya.
Mirza juga mengungkapkan bahwa proses pembebasan lahan untuk proyek tersebut hampir selesai dan pengerjaan telah dimulai sejak awal tahun.
Ia menyebut masyarakat setempat turut mendukung rencana pembangunan tersebut karena dinilai akan memberikan manfaat besar bagi perekonomian wilayah.
"Saya tadi tanya kepada lurah, alhamdulillah masyarakat sangat paham bahwa pembebasan ini penting untuk kelancaran akses. Mereka membantu dengan mudah dalam proses pembebasan lahan di ruas jalan ini," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Lampung menyampaikan bahwa pemerintah telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp44 miliar untuk pelebaran jalan Lempasing - Padang Cermin di Kabupaten Pesawaran.
Sedangkan pelebaran Jalan R.E. Martadinata di Bandar Lampung dianggarkan sekitar Rp56 miliar.
Dalam perencanaan proyek tersebut, lebar ruang milik jalan (rumija) yang saat ini berkisar antara 8 hingga 11 meter akan diperluas menjadi sekitar 14 meter.
Adapun lebar badan jalan direncanakan mencapai 11 meter, dengan tambahan drainase masing-masing sekitar 1,5 meter di sisi kanan dan kiri jalan.
"Secara total rata-rata akan menjadi 14 meter sesuai kebutuhan lahan dalam pembebasan. Namun di beberapa titik seperti area tebing akan dibuat lebih lebar untuk menjaga kemiringan agar tidak terjadi longsor," jelasnya.
Dengan pelebaran jalan ini, Pemerintah Provinsi Lampung berharap akses menuju kawasan wisata pesisir semakin lancar, mengurangi kemacetan, serta mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat setempat. (*)
Berita Lainnya
-
Kinerja Operasional Pelindo Regional 2 Panjang Catat Tren Positif Kuartal I 2026
Rabu, 15 April 2026 -
Pemerintah Larang Wisata Gajah Tunggang
Rabu, 15 April 2026 -
Dugaan Kelalaian Medis, LBH Bandar Lampung Somasi RSIA Puri Betik Hati dan Desak Investigasi
Rabu, 15 April 2026 -
Banjir Rendam 34 Titik di Bandar Lampung, BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat Masih Berlanjut
Rabu, 15 April 2026








