• Kamis, 16 April 2026

Evakuasi Banjir Berujung Petaka, Petugas BPBD Bandar Lampung Kehilangan Tiga Jari

Rabu, 15 April 2026 - 21.02 WIB
62

Kondisi tangan Aulia Akbar saat dibawa ke Rumah Sakit Advent Bandar Lampung. Foto: Ist

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Risiko tinggi yang dihadapi petugas penanganan bencana kembali memakan korban. Seorang pegawai Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung, Aulia Ahmad Akbar, mengalami kecelakaan kerja serius saat bertugas mengevakuasi banjir di Gang Onta, Kecamatan Kedaton.

Insiden terjadi usai waktu istirahat salat zuhur, ketika korban kembali melanjutkan aktivitas di lapangan. Dalam kondisi kelelahan setelah berjibaku menangani genangan banjir, Akbar diduga kurang fokus saat membersihkan mesin pompa penyedot air yang masih dalam keadaan menyala.

Tanpa disadari, tangannya masuk ke dalam mesin tersebut hingga menyebabkan tiga jari putus.

Berdasarkan keterangan keluarga, saat ini Akbar tengah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Advent Bandar Lampung. Ia masih berada di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan menunggu tindakan operasi dari tim medis.

Ayah korban menyebut kondisi anaknya membutuhkan penanganan serius agar dapat segera ditangani secara optimal.

“Anak saya butuh penanganan yang maksimal, baik untuk operasi maupun pemulihan setelahnya,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).

Peristiwa ini menjadi gambaran nyata tingginya risiko kerja yang dihadapi petugas di lapangan, khususnya dalam situasi darurat seperti penanganan bencana banjir yang menuntut kecepatan sekaligus ketelitian.

Di tengah kondisi tersebut, Akbar juga berharap adanya perhatian dari Pemerintah Kota Bandar Lampung terhadap proses pengobatan dan pemulihan dirinya.

“Saya berharap ada perhatian dari pemerintah untuk membantu proses pengobatan dan pemulihan saya, karena ini terjadi saat saya menjalankan tugas,” katanya. (*)