Operasi Pasar Murah di Sukadana Lamtim, Bupati Ela: Jaga Inflasi dan Ringankan Beban Warga
Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah buka pasar murah Pedana di Desa Sukadana Induk. Foto: Agus/kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Lampung Timur - Pemerintah Kabupaten Lampung Timur menggelar operasi pasar murah melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan di Desa Sukadana, Kecamatan Sukadana, Rabu (15/4/2026).
Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan pasokan bahan pokok pasca Idul Fitri sekaligus dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Lampung Timur.
Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, mengatakan pasar murah ini menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam menekan laju inflasi serta membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
"Pasar murah ini kita gelar untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok dan memastikan ketersediaan barang bagi masyarakat, terutama setelah Idul Fitri,” ujar Ela saat meninjau kegiatan.
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah kebutuhan pokok dijual dengan harga di bawah pasaran, di antaranya telur Rp23.000 per kilogram, gula pasir Rp13.000 per kilogram, minyak goreng Rp15.000 per kilogram, beras Rp58.000 per kilogram, serta gas elpiji Rp20.000 per kilogram.
Ela menjelaskan, operasi pasar murah ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan hari jadi Kabupaten Lampung Timur dengan mengusung tema “Inflasi Terjaga, Masyarakat Sejahtera”.
"Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat bisa merasakan langsung manfaatnya, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” katanya.
Ia menambahkan, pasar murah tidak hanya digelar di satu lokasi, melainkan akan dilaksanakan di 15 titik berbeda di wilayah Lampung Timur dengan jadwal yang telah ditentukan.
"Perdana hari ini kita laksanakan di Desa Sukadana Induk, dan selanjutnya akan kita lanjutkan di titik-titik lain agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” jelasnya.
Adapun jumlah komoditas yang disiapkan dalam kegiatan ini cukup besar, meliputi 600 sak beras, 700 liter minyak goreng, 1.000 kilogram telur, 1.000 kilogram gula pasir, serta 300 tabung gas LPG ukuran 5 kilogram.
Salah seorang warga, Jumiah, mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah tersebut. Ia mengatakan selisih harga yang didapat cukup signifikan dibandingkan harga di pasaran.
"Alhamdulillah sangat membantu, selisihnya bisa Rp3 ribu sampai Rp5 ribu. Harapannya pasar murah seperti ini bisa rutin, kalau bisa sebulan sekali,” ungkapnya.
Pemerintah Kabupaten Lampung Timur berharap melalui operasi pasar murah ini, daya beli masyarakat tetap terjaga serta tekanan inflasi daerah dapat dikendalikan secara berkelanjutan. (*)
Berita Lainnya
-
Muscab PKB Digelar di Punden Pugung Raharjo, Ela: Politik Harus Sejalan dengan Konservasi Lingkungan
Sabtu, 11 April 2026 -
Muscab PKB Lampung Timur Usung Konsep Alam, Seleksi Ketua Lewat Uji Kompetensi
Sabtu, 11 April 2026 -
Yusnadi Tekankan Pembangunan Jalan Jabung–Labuhan Maringgai Harus Sesuai Spesifikasi Teknis
Jumat, 10 April 2026 -
Pemprov Lampung Kucurkan Dana Rp49,5 Miliar Perbaiki Empat Ruas Jalan di Lampung Timur
Jumat, 10 April 2026








