• Minggu, 19 April 2026

Kehadiran Ratusan Prajurit TNI Dongkrak Ekonomi Warga Desa Rajabasalama 2 Lamtim

Sabtu, 18 April 2026 - 14.45 WIB
43

Anggota TNI yang bertugas di Yonif 943 sedang membeli makanan di warung kecil milik warga sekitar. Foto: Agus/kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Lampung Timur - Kehadiran prajurit TNI di Desa Rajabasalama 2, Kecamatan Labuhanratu, Kabupaten Lampung Timur (Lamtim) membawa dampak positif bagi perekonomian warga setempat.

Sejak berdirinya Yonif TP 943 di wilayah tersebut yang sudah berjalan 1 bulan lebih, aktivitas ekonomi masyarakat kecil mulai menggeliat.

Ratusan personel TNI yang mencapai lebih dari 500 orang dan tinggal sementara di tenda-tenda memicu tumbuhnya usaha warga.

Tercatat, sebanyak 21 warung makan kini berjajar di pinggir jalan tak jauh dari lapangan desa. Para pedagang memanfaatkan peluang dengan menyediakan berbagai kebutuhan konsumsi bagi para prajurit.

Pamong desa setempat, Dwi Hermanto, mengatakan kehadiran TNI menjadi berkah tersendiri bagi warga.

"Saat ini ada 21 warung makan dengan berbagai jenis dagangan, mulai dari nasi kotak, gorengan hingga aneka minuman. Mereka buka dari pukul 08.00 pagi hingga 23.00 malam, bahkan ada yang 24 jam,” ujarnya. Sabtu (18/4/2026).

Menurut Dwi, geliat ekonomi masyarakat meningkat signifikan sejak keberadaan Yonif TP 943. Selain itu, hubungan antara prajurit dan warga juga terjalin baik.

"Kehadiran TNI disambut hangat, mereka juga sering ikut gotong royong dan ronda malam bersama warga,” tambahnya.

Salah satu pedagang, Eli Susianti, mengaku pendapatannya meningkat drastis. Sebelum ada Yonif TP 943, ia hanya mampu meraih penghasilan kotor sekitar Rp200 ribu per hari.

"Sekarang bisa sampai Rp800 ribu per hari dari jualan minuman seperti es teh dan es buah,” katanya.

Hal serupa dirasakan pedagang lainnya, Diah. Ia kini mampu meraup penghasilan kotor hingga Rp1,3 juta per hari dari penjualan nasi kotak dan gorengan.

"Dulu sebelum ada TNI, paling banyak Rp300 ribu sehari,” ungkapnya.

Kehadiran ratusan prajurit TNI di Desa Rajabasalama 2 tak hanya memperkuat keamanan wilayah, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi kerakyatan yang nyata bagi masyarakat sekitar. (*)