• Rabu, 22 April 2026

84 Gerai KDMP Berdiri, Lampung Barat Genjot Pembangunan di 135 Desa

Rabu, 22 April 2026 - 16.20 WIB
98

Audiensi di ruang kerja Bupati Lampung Barat, Rabu (22/4/2025). Foto: Ist.

Kupastuntas.co, Lampung Barat - Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menegaskan komitmennya dalam mendukung pelaksanaan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) sebagai bagian dari program strategis nasional.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan koordinasi dan sinergi lintas pihak guna memastikan program berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Hal itu disampaikan dalam audiensi antara Pemkab Lampung Barat bersama Project Management Officer (PMO) dan Business Assistant (BA) KDMP yang digelar di ruang kerja Bupati Lampung Barat, Rabu (22/4/2025).

Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam menyelaraskan langkah pelaksanaan program di tingkat daerah.

Audiensi dipimpin langsung oleh Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, yang turut didampingi sejumlah kepala perangkat daerah. Kehadiran jajaran pemerintah daerah menunjukkan keseriusan dalam mengawal implementasi program KDMP secara menyeluruh.

Sementara itu, rombongan KDMP yang hadir terdiri dari dua orang PMO dan sepuluh orang BA yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Lampung Barat.

Kehadiran mereka bertujuan untuk memperkuat koordinasi serta memastikan progres program di lapangan berjalan sesuai rencana.

Dalam kesempatan tersebut, Parosil Mabsus menegaskan bahwa pemerintah daerah akan mengawal penuh pelaksanaan KDMP agar dapat berjalan dengan baik dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas. Ia menekankan pentingnya program ini dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, KDMP merupakan bagian dari program prioritas pemerintah pusat yang harus didukung secara maksimal oleh pemerintah daerah.

Program ini diharapkan mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di tingkat desa.

"Intinya kita kawal bersama KDMP sebagai program Presiden agar ke depan berjalan dengan baik, bermanfaat, mampu menciptakan lapangan pekerjaan, dan menumbuhkan perekonomian masyarakat,” ujar Parosil.

Selain itu, ia juga menyampaikan apresiasi atas kunjungan tim PMO dan BA yang dinilai sangat penting dalam memperkuat koordinasi serta implementasi program Asta Cita sebagai agenda strategis nasional.

Parosil menjelaskan bahwa koperasi KDMP bersifat terbuka bagi seluruh masyarakat. Mekanisme keanggotaan dan iuran ditentukan melalui Rapat Anggota Tahunan (RAT), sehingga memberikan ruang partisipasi yang luas bagi masyarakat desa.

Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan program KDMP sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah daerah, PMO, dan BA. Kolaborasi yang baik dinilai menjadi kunci utama dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan.

“BA dan PMO berperan memberikan pendampingan berupa masukan dan saran. Saya minta agar seluruh hambatan yang ada di lapangan dapat diidentifikasi dengan baik, karena itu merupakan tantangan yang harus kita tindak lanjuti bersama,” tegasnya.

Di sisi lain, Perwakilan BA Kecamatan Pagar Dewa, Agung Widodo, memaparkan perkembangan pembangunan gerai KDMP di Kabupaten Lampung Barat yang menunjukkan progres bertahap di berbagai wilayah.

Ia menjelaskan, dari total 135 desa, sebanyak 84 gerai KDMP telah dibangun. Rinciannya, tujuh desa telah mencapai progres 100 persen, 21 desa berada pada tahap 50 persen, 37 desa berada pada progres 25 hingga 50 persen, dan 19 desa masih berada di bawah 25 persen.

Agung juga menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari pemerintah daerah, terutama dalam bentuk hibah lahan milik pemerintah yang dimanfaatkan untuk pembangunan gerai KDMP di sejumlah kecamatan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Lampung Barat yang telah memberikan arahan dan dukungan nyata, termasuk pemanfaatan aset pemerintah untuk pembangunan 15 gerai KDMP di 15 kecamatan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia berharap dukungan pemerintah daerah dapat terus diperkuat melalui instruksi kepada seluruh pemangku kepentingan agar pelaksanaan program KDMP semakin optimal dan mampu memberikan dampak signifikan bagi perekonomian desa.

Dalam pelaksanaannya, BA memiliki peran penting dalam melakukan pendampingan administrasi koperasi, memfasilitasi kerja sama usaha, serta mengawasi progres pembangunan gerai di wilayah masing-masing.

Sementara itu, PMO bertanggung jawab dalam pengelolaan proyek secara menyeluruh, mulai dari perencanaan, koordinasi lintas sektor, hingga monitoring dan evaluasi program.

Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, PMO, dan BA, program KDMP di Kabupaten Lampung Barat diharapkan mampu berkembang menjadi penggerak utama ekonomi desa yang berkelanjutan serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. (*)