• Minggu, 26 April 2026

‎Gubernur Mirza Lepas 445 Jemaah Haji Kloter 7 Asal Bandar Lampung

Minggu, 26 April 2026 - 16.09 WIB
24

‎Gubernur Mirza melepa keberangkatan jemaah haji Kloter 7 asal Kota Bandar Lampung di Gedung Madinatul Hujjaz, Asrama Haji Rajabasa, Minggu (26/4/2026). Foto: Ist.

‎Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, bersama Wakil Gubernur Jihan Nurlela resmi melepas keberangkatan jemaah haji Kloter 7 asal Kota Bandar Lampung di Gedung Madinatul Hujjaz, Asrama Haji Rajabasa, Minggu (26/4/2026).

‎Pelepasan ini merupakan bagian dari rangkaian penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah bagi jemaah asal Provinsi Lampung, sekaligus menjadi komitmen dan perhatian Pemprov Lampung dalam memastikan kelancaran dan kenyamanan jemaah menuju tanah suci.

‎Tahun ini, Provinsi Lampung memberangkatkan sebanyak 5.869 jemaah yang terbagi dalam 14 kelompok terbang (kloter), dengan masing-masing kloter berjumlah 445 orang.

Khusus Kloter 7, jumlah jemaah yang diberangkatkan sebanyak 445 orang, terdiri dari 441 jemaah dan 4 petugas pendamping.

Dalam sambutannya, Gubernur Mirza menyampaikan bahwa ibadah haji merupakan nikmat sekaligus panggilan istimewa dari Allah SWT yang tidak semua orang mendapatkan kesempatan untuk menunaikannya, mengingat tingginya minat masyarakat dan panjangnya masa tunggu keberangkatan haji di Indonesia.

‎"Ibadah haji adalah panggilan Allah. Banyak yang mendaftar dan menunggu bertahun-tahun, namun tidak semuanya dipanggil. Bapak dan Ibu yang hari ini berangkat adalah orang-orang pilihan yang menjadi tamu Allah," ujar Gubernur.

Ia menegaskan bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan perjalanan spiritual yang menuntut kesabaran, keikhlasan, serta ketundukan dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah.

"Haji bukan hanya tentang melihat Makkah atau Ka'bah, tetapi perjalanan jiwa untuk menundukkan ego, membersihkan diri, dan mendekatkan diri sepenuhnya kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala," tambahnya.

Gubernur juga mengingatkan para jemaah agar senantiasa menjaga kesehatan, memperkuat kebersamaan, serta mematuhi arahan petugas selama berada di Tanah Suci.

‎Ia menekankan pentingnya kekompakan dan saling tolong-menolong antarjemaah, mengingat ibadah haji membutuhkan kesiapan fisik, mental, dan spiritual.

"Sebagai bentuk perhatian dan dukungan, Pemerintah Provinsi Lampung memberikan dana tali asih sebesar Rp1 juta kepada setiap jemaah," jelasnya.

‎Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu menunjang kebutuhan jemaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Menutup sambutannya, Gubernur Mirza menitipkan doa kepada seluruh jemaah agar turut mendoakan Provinsi Lampung di Tanah Suci.

"Saya titip doa untuk Lampung. Semoga daerah kita diberkahi, masyarakatnya sejahtera, generasi mudanya unggul, dan pembangunan berjalan semakin maju menuju Indonesia Emas," ujarnya.

‎Melalui pelepasan Kloter 7 ini, Pemerintah Provinsi Lampung berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar, diberikan kesehatan dan keselamatan, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur. (*)