Grand Final Muli Mekhanai, Eva Dwiana Harap Generasi Muda Jadi Ujung Tombak Promosi Pariwisata Bandar Lampung
Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, saat memberikan sambutan di Grand Final Muli Mekhanai Kota Bandar Lampung yang digelar di Aula Semergou, Senin (27/4/2026). Foto: Sri/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Pemerintah Kota Bandar
Lampung menaruh harapan besar kepada para finalis ajang Muli Mekhanai untuk
menjadi duta promosi pariwisata daerah.
Hal tersebut disampaikan Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, saat memberikan sambutan di Grand Final Muli Mekhanai Kota Bandar Lampung yang digelar di Aula Semergou, Senin (27/4/2026).
Dalam sambutannya, Eva Dwiana menegaskan bahwa para peserta yang berhasil melaju hingga grand final merupakan generasi muda terbaik yang memiliki potensi besar untuk membawa nama baik daerah.
“Saya berharap yang terpilih nantinya bisa mempromosikan pariwisata yang ada di Kota Bandar Lampung. Kalian semua luar biasa, karena sudah sampai di grand final ini. Kalah atau menang itu hal biasa,” ujar Eva.
Ia juga memberikan pesan kepada para finalis agar terus berkontribusi bagi daerah, agama, dan keluarga. Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting sebagai penerus pembangunan.
“Kalian adalah generasi penerus. Lakukan yang terbaik untuk daerah, agama, dan orang tua,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Bandar Lampung, Adiansyah, menyampaikan bahwa ajang Muli Mekhanai tahun ini mengusung tema 'Empowering Youth Tourism Of Bandar Lampung' yang menegaskan peran strategis generasi muda sebagai kekuatan utama dalam pengembangan sektor pariwisata.
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya sekadar ajang pemilihan duta wisata, tetapi juga menjadi wadah pembinaan bagi generasi muda untuk meningkatkan wawasan, kepercayaan diri, serta pemahaman terhadap budaya dan adat istiadat lokal.
“Melalui Muli Mekhanai, kita mencari sosok muda yang mampu menjadi duta pariwisata dan budaya. Mereka dibekali pengetahuan tentang kerajinan, adat istiadat, serta kemampuan komunikasi untuk mempromosikan daerah,” jelasnya.
Adiansyah juga memaparkan bahwa proses seleksi telah berlangsung sejak Maret 2026, dimulai dari tahap pendaftaran dan audisi hingga penyaringan peserta.
“Tercatat sebanyak 74 peserta mengikuti seleksi awal, terdiri dari 39 Muli dan 35 Mekhanai. Dari jumlah tersebut, 60 peserta lolos ke tahap semifinal, dan akhirnya terpilih 30 finalis yang tampil di grand final malam ini,” ungkapnya.
Ia menambahkan, penilaian dilakukan oleh dewan juri yang berasal dari berbagai unsur, mulai dari akademisi, praktisi pariwisata, hingga budayawan.
"Hal ini guna memastikan kualitas peserta yang terpilih
benar-benar mampu mengemban peran sebagai duta daerah, " kata dia.
Melalui ajang ini, Pemkot Bandar Lampung berharap lahir generasi muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap pelestarian budaya serta mampu menjadi wajah pariwisata Kota Tapis Berseri di tingkat yang lebih luas. (*)
Berita Lainnya
-
Keamanan Instalasi Kunci Keandalan, PLN Apresiasi Pengungkapan Pencurian Kabel
Senin, 27 April 2026 -
AI Bukan Lagi Sulit! Universitas Teknokrat Indonesia Bekali Pramuka SMA Al Kautsar dengan Future Skills Berbasis Kecerdasan Buatan
Senin, 27 April 2026 -
Ruas Bandar Jaya–Mandala Lampung Tengah Diperbaiki, Ni Ketut Dewi Ajak Warga Ikut Merawat
Senin, 27 April 2026 -
Pemprov Lampung Siapkan Rp150 Miliar untuk Gaji ke-13 ASN
Senin, 27 April 2026








