Pencuri Motor Beraksi di Kedai Kopi Bandar Lampung, Pelaku Lepaskan Tembakan Saat Dikejar
Aksi pencuri motor di kedai kopi di kawasan Segala Mider, Tanjung Karang Barat mengacungkan senjata api terekam CCTV. Foto: Ist
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Aksi
pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah hukum Polresta Bandar
Lampung kian nekat. Kali ini, komplotan pencuri bersenjata api (Senpi) menyasar
sebuah kedai kopi di kawasan Segala Mider, Tanjung Karang Barat, Minggu
(26/4/26) pagi.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 09.29 WIB tersebut terekam jelas oleh
kamera pengawas (CCTV). Dalam rekaman tersebut, terlihat dua orang pelaku yang
berboncengan motor mengincar sepeda motor Honda Beat Deluxe warna hitam dengan
nomor polisi BE 5675 KA milik korban bernama D.
Salah satu saksi mata di lokasi kejadian, Fikri mengungkapkan bahwa aksi
tersebut berlangsung sangat cepat. Saat korban menyadari motornya digondol dan
mencoba melakukan pengejaran, pelaku justru mengeluarkan senjata api yang
diduga jenis rakitan.
"Pelaku sempat melepaskan tembakan dua kali. Satu diarahkan ke korban
dan satu lagi ke atas. Warga tidak ada yang berani mendekat karena mereka bawa senpi,"
ujar Fikri saat memberikan keterangan Senin (27/4/26).
Pengejaran sempat berlanjut hingga ke arah lampu merah PU, namun pelaku
terus mengacungkan senjata untuk mengancam warga yang mencoba
menghalang-halangi pelarian mereka. Akibat kejadian ini, korban kehilangan satu
unit sepeda motor yang di dalamnya terdapat sejumlah dokumen penting dan
identitas pribadi.
Pasca kejadian, korban langsung menempuh jalur hukum dengan melapor ke
Polsek Tanjung Karang Barat. Laporan tersebut teregistrasi dengan nomor:
LP/B/115/IV/2026/SPKT/Polsek Tanjung Karang Barat/Polresta Bandar Lampung/Polda
Lampung.
Kini, warga berharap aparat kepolisian segera meringkus para pelaku yang
sangat meresahkan tersebut, mengingat penggunaan senjata api dalam aksi
kriminal di Bandar Lampung mulai kembali menghantui masyarakat.
Kapolsek Tanjung Karang Barat, AKP Ono Karyono membenarkan adanya laporan
terkait peristiwa tersebut, saat ini anggotanya masih mengumpulkan bukti serta
meminta keterangan saksi-saksi
"Kami sudah menerima laporan dari korban, saat ini anggota masih
mengumpulkan bukti serta keterangan para saksi untuk kebutuhan penyelidikan dan
mengungkap para pelaku," kata AKP Ono. (*)
Berita Lainnya
-
Seminar Nasional BKPI UIN RIL Bahas Tren Konseling Global pada AI, Kesehatan Mental, dan Pengembangan Karier
Selasa, 23 Juni 2026 -
Pleno Penetapan Digelar, 270 Peserta Didik Sekolah Rakyat Kota Baru Segera Diumumkan
Selasa, 23 Juni 2026 -
Rail Clinic KAI Singgah di Sukamenanti, 250 Warga Dapat Layanan Kesehatan Gratis
Selasa, 23 Juni 2026 -
PSPB UIN RIL Gelar Workshop Pengembangan Instrumen Asesmen HOTS dalam Pembelajaran Biologi
Selasa, 23 Juni 2026








