• Senin, 27 April 2026

Pencuri Motor Beraksi di Kedai Kopi Bandar Lampung, Pelaku Lepaskan Tembakan Saat Dikejar

Senin, 27 April 2026 - 16.21 WIB
31

Aksi pencuri motor di kedai kopi di kawasan Segala Mider, Tanjung Karang Barat mengacungkan senjata api terekam CCTV. Foto: Ist

​Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah hukum Polresta Bandar Lampung kian nekat. Kali ini, komplotan pencuri bersenjata api (Senpi) menyasar sebuah kedai kopi di kawasan Segala Mider, Tanjung Karang Barat, Minggu (26/4/26) pagi.

​Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 09.29 WIB tersebut terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTV). Dalam rekaman tersebut, terlihat dua orang pelaku yang berboncengan motor mengincar sepeda motor Honda Beat Deluxe warna hitam dengan nomor polisi BE 5675 KA milik korban bernama D.

​Salah satu saksi mata di lokasi kejadian, Fikri mengungkapkan bahwa aksi tersebut berlangsung sangat cepat. Saat korban menyadari motornya digondol dan mencoba melakukan pengejaran, pelaku justru mengeluarkan senjata api yang diduga jenis rakitan.

​"Pelaku sempat melepaskan tembakan dua kali. Satu diarahkan ke korban dan satu lagi ke atas. Warga tidak ada yang berani mendekat karena mereka bawa senpi," ujar Fikri saat memberikan keterangan Senin (27/4/26).

​Pengejaran sempat berlanjut hingga ke arah lampu merah PU, namun pelaku terus mengacungkan senjata untuk mengancam warga yang mencoba menghalang-halangi pelarian mereka. Akibat kejadian ini, korban kehilangan satu unit sepeda motor yang di dalamnya terdapat sejumlah dokumen penting dan identitas pribadi.

​Pasca kejadian, korban langsung menempuh jalur hukum dengan melapor ke Polsek Tanjung Karang Barat. Laporan tersebut teregistrasi dengan nomor: LP/B/115/IV/2026/SPKT/Polsek Tanjung Karang Barat/Polresta Bandar Lampung/Polda Lampung.

​Kini, warga berharap aparat kepolisian segera meringkus para pelaku yang sangat meresahkan tersebut, mengingat penggunaan senjata api dalam aksi kriminal di Bandar Lampung mulai kembali menghantui masyarakat.

Kapolsek Tanjung Karang Barat, AKP Ono Karyono membenarkan adanya laporan terkait peristiwa tersebut, saat ini anggotanya masih mengumpulkan bukti serta meminta keterangan saksi-saksi

"Kami sudah menerima laporan dari korban, saat ini anggota masih mengumpulkan bukti serta keterangan para saksi untuk kebutuhan penyelidikan dan mengungkap para pelaku," kata AKP Ono. (*)