• Selasa, 28 April 2026

Dirbinmas Polda Lampung Ajak Warga Aktif Jaga Kamtibmas dan Sosialisasikan Call Center 110 di Pesisir Barat

Selasa, 28 April 2026 - 14.11 WIB
35

Kegiatan reses Anggota Komisi III DPR RI, Sudin di Kabupaten Pesisir Barat, Selasa (28/4/2026). Foto: Istimewa.

Kupastuntas.co, Pesisir Barat - Dirbinmas Polda Lampung, Indra Napitupulu, mengajak masyarakat untuk lebih aktif menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan serta memperkuat koordinasi antara Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan aparatur desa dalam kegiatan reses Anggota Komisi III DPR RI, Sudin di Kabupaten Pesisir Barat, Selasa (28/4/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Indra Napitupulu juga mensosialisasikan layanan Call Center Polri 110 yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melaporkan tindak kriminal, gangguan keamanan, maupun kondisi darurat lainnya secara cepat dan gratis.

"Kami mengajak masyarakat jangan takut melapor. Gunakan layanan Call Center 110 apabila ada gangguan kamtibmas, tindak kriminal, narkoba, judi online, maupun persoalan lainnya yang membutuhkan kehadiran kepolisian,” ujar Indra saat menyampaikan materi di Aula Kantor Camat Pesisir Selatan, Biha.

Kegiatan reses pertama berlangsung pada pukul 08.30 WIB di Kecamatan Krui Selatan dan dihadiri Wakil Bupati Pesisir Barat Irawan Topani, Wakil Ketua DPRD Pesisir Barat Muhizar, camat, kapolsek, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan pada pukul 11.00 WIB di Aula Kantor Camat Pesisir Selatan yang dihadiri camat, Danramil, para peratin atau kepala desa, tokoh masyarakat, dan warga dari berbagai pekon.

Dalam kesempatan itu, Indra menjelaskan bahwa fungsi Binmas memiliki peran penting dalam membangun kesadaran hukum masyarakat, mencegah gangguan keamanan, serta memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat di tingkat desa.

Menurutnya, Bhabinkamtibmas merupakan ujung tombak Polri di desa yang bertugas melakukan pembinaan masyarakat, deteksi dini konflik sosial, mediasi persoalan warga, memberikan edukasi hukum, hingga menjaga stabilitas Kamtibmas.

Namun demikian, ia mengungkapkan bahwa jumlah personel Bhabinkamtibmas di Kabupaten Pesisir Barat masih belum ideal. Dari total 116 desa atau pekon yang ada, saat ini baru terdapat sekitar 17 personel Bhabinkamtibmas.

"Kondisi ini tentu menjadi tantangan bagi kami. Karena itu dibutuhkan sinergi yang kuat antara Bhabinkamtibmas, Babinsa, kepala desa, dan masyarakat agar keamanan lingkungan tetap terjaga,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya kegiatan sambang atau kunjungan langsung ke rumah-rumah tokoh masyarakat dan warga sebagai upaya memperkuat komunikasi dan mendeteksi persoalan sejak dini.

"Jangan menunggu masalah besar. Sambang rumah tokoh masyarakat dan warga harus rutin dilakukan agar komunikasi tetap baik dan persoalan bisa cepat diselesaikan,” ujarnya.

Sementara itu, Sudin dalam sambutannya menjelaskan tugas dan fungsi DPR RI serta tujuan pelaksanaan reses sebagai sarana menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap bahaya narkoba, judi online, dan pinjaman online ilegal yang kini semakin marak dan banyak memakan korban dari kalangan generasi muda.

Dalam sesi dialog yang dipandu tenaga ahli anggota Komisi III DPR RI, Dr. Donald Harris Sihotang, masyarakat menyampaikan keresahan terkait maraknya penyalahgunaan narkoba, termasuk fenomena anak-anak yang mulai terjerumus menghirup lem sebagai zat adiktif.

Selain persoalan keamanan, sejumlah peratin juga menyampaikan aspirasi terkait kondisi irigasi pertanian yang jebol sehingga menyebabkan sawah masyarakat kekurangan pasokan air.

Warga berharap pemerintah segera melakukan perbaikan agar aktivitas pertanian masyarakat tidak terganggu dan hasil panen tetap terjaga.

Kegiatan reses berlangsung penuh antusias dan diwarnai dialog interaktif antara masyarakat dan para narasumber yang hadir. (*)