• Selasa, 28 April 2026

Presiden Prabowo Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Semua Perlintasan KA

Selasa, 28 April 2026 - 10.43 WIB
21

Presiden Prabowo Subianto. Foto: Ist.

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Presiden Prabowo Subianto menyoroti insiden kecelakaan antara kereta api (KA) jarak jauh Argo Bromo Anggrek dengan kereta KRL di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi. Prabowo mengatakan akan memperbaiki semua perlintasan KA dengan menyiapkan anggaran Rp4 triliun.

Hal tersebut disampaikan Prabowo setelah menjenguk korban kecelakaan kereta di RSUD Bekasi, Selasa (28/4/2026). Mulanya, Prabowo menyampaikan ada 1.800 titik lintasan seperti di Bekasi yang ada di Pulau Jawa.

"Kemudian, di Jawa ada 1.800 titik yang juga lintasan seperti ini, saya kira dari zaman Belanda ya sudah berapa puluh tahun," kata Prabowo dilansir dari Detikcom.

Prabowo memerintahkan jajarannya untuk memperbaiki semua lintasan. Kata Prabowo, perbaikan itu mulai adanya pos jaga hingga perlu atau tidaknya dibangun flyover.

"Sekarang sudahlah kita selesaikan semua itu, saya sudah perintahkan kita akan perbaiki semua lintasan tersebut dengan apakah dengan dilakukan pos jaga atau dengan flyover nanti pelaksananya kita tunjuk," kata Prabowo.

Baca juga : UPDATE Pukul 09.00: Korban Tewas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur 14 Orang, 84 Luka

Prabowo mengatakan perbaikan lintasan ini akan memakan biaya kurang lebih Rp4 triliun. Prabowo menekankan perbaikan harus dilakukan segera.

"Kita perhitungkan sekitar hampir Rp 4 triliun demi keselamatan dan demi karena kita sangat penting kita sangat perlu kereta api, sekarang saatnya sudah berapa puluh tahun kita sekarang lakukan," ujarnya.

Untuk diketahui, jumlah korban dalam kecelakaan kereta api antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di kawasan Bekasi Timur kembali bertambah. Hingga Selasa (28/4/2026) pukul 08.45 WIB, korban meninggal dunia tercatat mencapai 14 orang.

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia, Bobby Rasyidin, menyampaikan bahwa seluruh korban tewas ada 14 orang dan telah dievakuasi ke rumah sakit untuk proses identifikasi lebih lanjut. Data ini merupakan pembaruan terbaru dari sebelumnya yang mencatat jumlah korban lebih rendah.

Selain korban meninggal, sebanyak 84 orang dilaporkan mengalami luka-luka akibat benturan keras dalam insiden tersebut. Para korban kini tengah menjalani perawatan intensif di sejumlah fasilitas kesehatan di wilayah Bekasi dan sekitarnya.

Korban luka dirawat di berbagai rumah sakit, di antaranya RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.

Manajemen PT Kereta Api Indonesia memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan maksimal. Perusahaan juga menjamin tidak ada korban yang terabaikan dalam proses perawatan maupun evakuasi. (*)