• Kamis, 30 April 2026

Diterjang Cuaca Ekstrem, 26 Insiden Terjadi di Bandar Lampung Didominasi Pohon Tumbang

Kamis, 30 April 2026 - 14.53 WIB
39

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandar Lampung, Idham Basyar. Foto: Sri/Kupastuntas.co

Sri

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang melanda Kota Bandar Lampung sejak Rabu hingga Kamis (30/4/2026), memicu puluhan kejadian bencana di berbagai wilayah.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung mencatat sedikitnya 26 insiden terjadi, dengan mayoritas didominasi pohon tumbang. Rinciannya, 24 kejadian pohon tumbang, satu pohon patah, serta satu atap rumah warga yang rubuh akibat terpaan angin kencang.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandar Lampung, Idham Basyar, mengatakan seluruh laporan telah ditindaklanjuti dengan pengerahan tim ke lokasi terdampak.

“Kami langsung menurunkan tim ke setiap titik kejadian untuk melakukan penanganan darurat, termasuk evakuasi dan pembersihan material,” ujarnya.

Sebaran kejadian meliputi lima kecamatan, yakni Teluk Betung Utara, Bumi Waras, Enggal, Kemiling, dan Kedamaian. Pohon tumbang tidak hanya menghambat akses jalan, tetapi juga menimpa rumah warga serta fasilitas umum.

Akibat kejadian tersebut, enam rumah warga mengalami kerusakan dengan tingkat bervariasi, mulai dari bagian atap hingga dinding. Selain itu, dua fasilitas umum berupa sekolah dan pondok pesantren turut terdampak.

Dalam peristiwa ini, satu warga bernama Maruyah dilaporkan mengalami luka sedang dan telah mendapatkan penanganan medis di rumah sakit. Hingga saat ini, tidak ada laporan korban jiwa.

Petugas BPBD bersama unsur terkait masih terus melakukan pembersihan di sejumlah titik guna memastikan akses jalan kembali normal dan menghindari risiko lanjutan.

BPBD mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan lebat disertai angin kencang. Warga diminta menghindari berteduh di bawah pohon besar serta segera melaporkan kondisi darurat agar dapat ditangani dengan cepat.

“Potensi cuaca ekstrem masih bisa terjadi beberapa hari ke depan, sehingga kewaspadaan masyarakat sangat dibutuhkan,” kata Idham.

Pemerintah Kota Bandar Lampung juga mengingatkan warga untuk terus memantau perkembangan cuaca dan mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu. (*)