• Minggu, 03 Mei 2026

‎Ruas Jalan Padang Dalom–Sukarame Lambar Longsor, PUPR Siapkan Penanganan Darurat

Sabtu, 02 Mei 2026 - 21.22 WIB
38

‎Ruas Jalan Padang Dalom–Sukarame Lambar Longsor, PUPR Siapkan Penanganan Darurat. Foto: Ist.

‎Kupastuntas.co, Lampung Barat - Hujan deras yang mengguyur wilayah Lampung Barat memicu terjadinya longsor di ruas jalan penghubung Pekon Padang Dalom menuju Pekon Sukarame, Kecamatan Balik Bukit, pada Jumat (1/5/2026).

Peristiwa ini langsung berdampak pada kondisi badan jalan yang tergerus aliran air dengan intensitas tinggi.

‎Longsor terjadi di titik tanjakan menuju Pekon Sukarame, yang diketahui menjadi salah satu jalur rawan saat curah hujan meningkat.

Derasnya aliran air dari sisi atas jalan menyebabkan tanah penyangga tergerus hingga mengikis sebagian badan jalan.

‎Kondisi tersebut membuat akses jalan mengalami kerusakan yang cukup mengkhawatirkan. Jika tidak segera ditangani, longsor berpotensi meluas dan memperparah kerusakan infrastruktur di lokasi tersebut.

‎Pemerintah Kabupaten Lampung Barat merespons cepat kejadian ini dengan menurunkan tim dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Sehari setelah kejadian, Sabtu (2/5/2026), tim langsung melakukan survei ke lokasi untuk mengkaji tingkat kerusakan.

‎Langkah awal yang dilakukan adalah mengidentifikasi penyebab utama longsor, termasuk aliran air yang tidak terkendali serta kondisi struktur penahan tebing yang mengalami kerusakan.

‎Kepala Dinas PUPR Lampung Barat, Mia Miranda, menjelaskan bahwa longsor dipicu oleh jebolnya tanggul beton penahan tebing yang sebelumnya berfungsi menahan tekanan tanah dan air.

‎Menurutnya, saat hujan turun, aliran air dari siring di arah Sukarame langsung mengarah ke titik longsoran yang merupakan area terendah, sehingga mempercepat proses pengikisan tanah.

‎"Akibat kondisi tersebut, air tidak lagi mengalir secara normal, melainkan menghantam sisi jalan yang sudah melemah. Hal ini menjadi faktor utama yang mempercepat terjadinya longsor di lokasi tersebut," jelasnya.

‎Sebagai langkah penanganan darurat, Dinas PUPR akan membangun tanggul sementara menggunakan karung berisi tanah.

Tanggul ini direncanakan sepanjang 100 meter untuk mengendalikan aliran air agar tidak kembali menggerus badan jalan.

‎Pembuatan tanggul darurat ini difokuskan pada pengalihan aliran air agar lebih terkendali dan tidak langsung menghantam titik longsor. Upaya ini dinilai penting untuk mencegah kerusakan yang lebih luas.

‎Mia menyebutkan, penanganan sementara tersebut akan segera direalisasikan dalam waktu dekat.

Pihaknya menargetkan pekerjaan darurat bisa dimulai dalam satu hingga dua hari ke depan.

‎Langkah cepat ini diambil mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan, sehingga risiko longsor susulan tetap ada jika tidak segera dilakukan penanganan. Ruas jalan Padang Dalom–Sukarame sendiri merupakan jalur vital bagi masyarakat setempat. Jalan ini menjadi akses utama untuk berbagai aktivitas warga sehari-hari.

‎Selain digunakan untuk mobilitas masyarakat, jalur ini juga berperan penting dalam distribusi hasil pertanian serta akses menuju fasilitas pendidikan dan layanan kesehatan.

‎Pemerintah daerah menegaskan bahwa penanganan cepat menjadi prioritas guna memastikan aktivitas masyarakat tidak terganggu serta mencegah dampak ekonomi yang lebih luas akibat kerusakan infrastruktur tersebut. (*)