• Senin, 04 Mei 2026

Tekanan Anggaran Menguat, Bupati Lambar Minta OPD Maksimalkan Potensi Daerah

Senin, 04 Mei 2026 - 14.01 WIB
37

Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus didampingi Wakil Bupati Mad Hasnurin dalam Rapat Koordinasi Evaluasi Kinerja Triwulan I Tahun Anggaran 2026 di Aula Kagungan Setdakab, Senin (4/5). Foto: Ist

Kupastuntas.co, Lampung Barat - Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menyoroti tantangan fiskal daerah dalam Rapat Koordinasi Evaluasi Kinerja Triwulan I Tahun Anggaran 2026, sekaligus meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tetap menjaga kinerja di tengah keterbatasan anggaran.

Rakor yang digelar di Aula Kagungan Setdakab, Senin (4/5), tidak hanya menjadi forum evaluasi rutin, tetapi juga ruang konsolidasi menghadapi dampak kebijakan pengurangan transfer dari Pemerintah Pusat.

Dalam arahannya, Parosil menegaskan bahwa tekanan anggaran tidak boleh berdampak pada menurunnya kualitas pelayanan publik maupun terhambatnya program prioritas daerah. “Pengurangan transfer pusat bukan alasan untuk mengurangi pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya di hadapan seluruh peserta rakor.

Ia meminta seluruh OPD untuk berpikir lebih adaptif dan inovatif dalam menyikapi kondisi fiskal saat ini, termasuk dengan mengoptimalkan potensi yang dimiliki daerah. Menurutnya, tantangan justru harus menjadi pemicu untuk melahirkan gagasan baru yang lebih efektif dan efisien dalam pelaksanaan program pembangunan.

Rakor tersebut dihadiri Wakil Bupati Mad Hasnurin, Sekretaris Daerah Nukman, para Asisten, Staf Ahli Bupati, kepala perangkat daerah, serta camat se-Kabupaten Lampung Barat. Dalam forum itu, masing-masing OPD memaparkan capaian kinerja selama Triwulan I, termasuk kendala yang dihadapi di lapangan.

Sejumlah capaian positif mengemuka, menunjukkan bahwa program yang telah direncanakan berjalan sesuai jalur.

Namun, beberapa tantangan teknis dan dinamika di lapangan juga menjadi catatan penting dalam evaluasi bersama.

Meski demikian, secara umum tidak ditemukan hambatan krusial yang mengganggu jalannya pemerintahan dan pembangunan daerah. Parosil menilai kondisi tersebut menjadi modal penting untuk terus menjaga stabilitas kinerja di tengah tekanan fiskal.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antar-OPD agar setiap program dapat berjalan lebih optimal dan saling mendukung. “Optimalkan apa yang kita miliki, keluarkan ide dan kemampuan terbaik, serta perkuat kerja sama,” ujarnya.

Menutup rakor, Bupati meminta seluruh perangkat daerah segera menindaklanjuti hasil evaluasi yang telah dibahas.

Ia menegaskan, tindak lanjut tersebut akan menjadi bahan pertanggungjawaban pada rapat evaluasi berikutnya sekaligus indikator keseriusan OPD dalam meningkatkan kinerja. (*)