Perahu Terbalik, Bapak dan Anak Tewas Tenggelam di Bendungan Margatiga Lamtim
Kedua korban saat berada di rumah duka. Foto: Ist.
Kupastuntas.co, Lampung Timur - Peristiwa nahas terjadi di area Bendungan Margatiga, Sungai Way Sekampung, Desa Negeri Jemanten, Kecamatan Margatiga, Kabupaten Lampung Timur, Selasa (12/5/2026) pagi.
Dua orang dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelam setelah perahu yang mereka tumpangi terbalik.
Kasat Reskrim Polres Lampung Timur AKP Stefanus Boyoh membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan peristiwa terjadi sekitar pukul 09.00 WIB saat tiga orang warga pergi mencari ikan menggunakan perahu.
"Sekitar pukul 10.00 WIB, saksi melihat perahu yang ditumpangi tiga korban terguling. Saksi sempat berusaha menolong, namun dua korban tidak dapat diselamatkan,” kata AKP Stefanus Boyoh dalam keterangannya.
Dua korban meninggal dunia diketahui bernama Gatot Susilo (37), seorang petani, dan anaknya Aldriano Susilo (15). Keduanya merupakan warga RT 002 RW 001 Desa Negeri Jemanten, Kecamatan Margatiga.
Sementara satu korban selamat bernama Ani (35), yang merupakan istri dari Gatot Susilo. Korban berhasil diselamatkan warga saat kejadian berlangsung.
Peristiwa tersebut juga disaksikan oleh dua warga setempat, yakni Edi (30) dan Dwi (29), yang sempat berupaya memberikan pertolongan ketika perahu terbalik di sungai.
AKP Stefanus Boyoh menambahkan, setelah kejadian, para korban langsung dibawa pulang ke rumah dan dilakukan pemeriksaan oleh tim medis dari Puskesmas Sukaraja Tiga.
"Hasil pemeriksaan medis tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban meninggal dunia murni akibat tenggelam, dan saat diperiksa kondisi tubuh sudah kaku,” pungkasnya. (*)
Berita Lainnya
-
Musim Tanam Gadu 2026, Lampung Timur Targetkan Produksi Gabah 138 Ribu Ton
Selasa, 12 Mei 2026 -
Video Penggerebekan Viral, Diduga Pelaku Penembakan Polisi Berhasil Ditangkap
Senin, 11 Mei 2026 -
Sidak DPRD Lamtim Temukan Masalah IPAL dan Bau Menyengat di Dapur SPPG Balekencono 002
Sabtu, 09 Mei 2026 -
Nelayan Lampung Timur Curhat ke Gibran soal BBM Langka dan Pendangkalan Kuala Penet
Jumat, 08 Mei 2026








