Kejagung Serahkan Uang Rampasan Perkara Rp 10 Triliun, Prabowo Sebut untuk Perbaiki 5 Ribu Puskesmas
Kejagung Serahkan Uang Rampasan Perkara Rp 10 Triliun, Prabowo Sebut untuk Perbaiki 5 Ribu Puskesmas. Foto: Ist.
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Kejaksaan Agung (Kejagung) menyerahkan uang hasil denda atas pelanggaran administratif kawasan hutan senilai Rp10 triliun ke kas negara, dan disaksikan oleh Presiden RI Prabowo Subianto, di Gedung Kejagung, Jakarta Selatan, Rabu (13/5/2026).
Penyerahan uang itu merupakan hasil kerja keras Satuan Tugas (Satgas) Penertiban Kawasan Hutan (PKH). Uang-uang pecahan Rp100.000 hasil denda dan sitaan itu turut dipajang dengan tinggi lebih dari sekitar 3 meter. Tumpukan uang itu memenuhi area sisi kanan dan kiri panggung acara.
Berdasarkan tulisan yang ditampilkan di panggung, tercatat penyerahan denda adminitrasi sebesar Rp10.270.051.886.464 dan lahan kawasan hutan seluas 2.373.171,75 hektare.
Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi penyerahan uang itu dan menyebutnya bukan pertunjukan atau show.
"Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh anggota Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan. Saya kira saudara-saudara, acara seperti ini jangan kita anggap seremoni atau show," ujar Prabowo.
Dia mengatakan rakyat Indonesia ingin melihat bukti dari kinerja pemerintah. Dia mengatakan rakyat sudah bosan jika hanya ada kata sambutan.
"Rakyat Indonesia sudah pada tahap bahwa rakyat kita ingin lihat bukti. Sudah terlalu lama saya merasakan, saya sendiri sudah cukup lama jadi orang Indonesia. Saya merasakan rakyat kita agak bosan kalau mendengar sambutan-sambutan, wejangan-wejangan," ujarnya.
Dia mengatakan rakyat harus melihat langsung bukti dari penegakan hukum. Termasuk, penyerahan uang Rp 10,2 triliun yang dilakukan hari ini. "Jadi rakyat kita harus lihat, ini loh uang, hari ini Rp 10 triliun," ucapnya.
Prabowo kemudian bercerita tentang kunjungannya ke beberapa daerah. Dia mengatakan Menteri Kesehatan menyebut ada ribuan puskesmas yang perlu diperbaiki. Prabowo mengatakan uang rampasan perkara akan digunakan untuk memperbaiki puskesmas.
"Kita butuh kurang lebih Rp20 triliun, saudara-saudara, hari ini artinya kita bisa selesaikan 5 ribu puskesmas, Rp 10 triliun," ucapnya. (*)
Berita Lainnya
-
Holiday Inn Lampung Bukit Randu Hadirkan 'Asian Street Feast', Pengalaman All You Can Eat Kuliner Asia yang Menggugah Selera
Rabu, 13 Mei 2026 -
Holiday Inn Lampung Bukit Randu Hadirkan Promo 'May Happiness', Staycation Nyaman Mulai IDR 898.000 Nett
Rabu, 13 Mei 2026 -
Pasca Kasus TPPO, Pemkot Bandar Lampung Bakal Rutin Sidak HP Pelajar
Rabu, 13 Mei 2026 -
Nasib Apes Kurir di Bandar Lampung, Motor dan 66 Paket Raib Digondol Maling
Rabu, 13 Mei 2026








