• Senin, 25 Mei 2026

Unila dan Itera Umumkan Hasil SNBT 2026, Ini Daftar Jurusan Paling Diminati

Senin, 25 Mei 2026 - 17.56 WIB
112

Wakil Rektor Bidang Akademik Unila, Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, konferensi pers pengumuman hasil SNBT 2026 yang digelar di ruang sidang lantai 2 Rektorat Unila, Senin (25/5/2026). Foto: Sri/kupastuntas.co

Sri

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Persaingan masuk perguruan tinggi negeri di Lampung melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 semakin ketat. Universitas Lampung dan Institut Teknologi Sumatera sama-sama mencatat peningkatan jumlah peminat dibanding tahun sebelumnya.

Hal itu terungkap dalam konferensi pers pengumuman hasil SNBT 2026 yang digelar di ruang sidang lantai 2 Rektorat Unila, Senin (25/5/2026).

Wakil Rektor Bidang Akademik Unila, Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, mengatakan total peminat SNBT di Unila tahun ini mencapai 40.721 peserta, naik tipis dibanding tahun 2025 yang berjumlah 40.475 peminat.

"Kuota penerimaan SNBT Unila tahun ini sebanyak 5.580 kursi, sedangkan yang diterima sebanyak 5.407 peserta,” kata Suripto.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.209 calon mahasiswa atau sekitar 40,85 persen merupakan calon penerima beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K).

Suripto menjelaskan, program studi favorit di kelompok saintek masih didominasi Fakultas Kedokteran dan jurusan kesehatan lainnya seperti Farmasi dan Gizi. Selain itu, Teknik Informatika, Teknik Sipil, Agribisnis, Ilmu Komputer, Sistem Informasi, Teknik Elektro, dan Teknik Mesin juga menjadi incaran peserta.

Sementara di kelompok soshum, prodi yang paling banyak diminati antara lain Hukum, Manajemen, Akuntansi, Ilmu Komunikasi, PGSD, Ilmu Administrasi Niaga/Bisnis, Ilmu Pemerintahan, Bimbingan Konseling, Ilmu Administrasi Negara, hingga Bisnis Digital.

“Bisnis Digital ini termasuk program studi baru, tapi peminatnya sudah cukup tinggi,” ujarnya.

Untuk jenjang diploma, prodi dengan peminat terbanyak yakni Teknik Sipil, Akuntansi, D3 SDK Way Kanan, Perbankan dan Keuangan, Teknik Mesin, serta Teknik Survei dan Pemetaan.

Tingkat persaingan masuk sejumlah program studi juga cukup ketat. Farmasi tercatat memiliki rasio keketatan mencapai 1:20, disusul Kedokteran dan Sistem Informatika dengan rasio sekitar 1:10.

Dari sisi asal daerah, sebanyak 78 persen peminat Unila berasal dari Provinsi Lampung atau sekitar 31.754 peserta, sedangkan 22 persen lainnya berasal dari luar Lampung.

"Adapun peserta yang dinyatakan lolos SNBT di Unila, sebanyak 77 persen berasal dari SMA di Provinsi Lampung dan 23 persen dari luar provinsi, " katanya. 

Jika dilihat berdasarkan kabupaten/kota asal sekolah, Kota Bandar Lampung masih menjadi penyumbang terbanyak calon mahasiswa baru Unila.

Sedangkan berdasarkan sekolah asal, SMA Al Kautsar menjadi sekolah dengan jumlah siswa diterima terbanyak, yakni 100 siswa.

Disusul MAN 1 Bandar Lampung, SMA Negeri 2 Bandar Lampung, SMA Negeri 9 Bandar Lampung, SMA YP Unila, SMA Negeri 1 Pringsewu, SMA Negeri 7 Natar, SMA Negeri 1 Natar, SMA Negeri 3 Kotabumi, SMA Negeri 10 Bandar Lampung, SMA Negeri 1 Terbanggi Besar, dan SMKN 4 Bandar Lampung.

Sementara itu, Itera juga mencatat peningkatan jumlah peminat pada jalur SNBT 2026. Sebanyak 18.130 peserta memilih Itera, meningkat sekitar 12 persen dibanding tahun sebelumnya.

Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru Itera, Dr. Abdul Rajak, mengatakan Itera menerima 3.524 calon mahasiswa baru yang tersebar di 41 program studi jenjang sarjana.

Lima program studi dengan jumlah peminat terbanyak di Itera yakni Teknik Pertambangan dengan 1.544 pendaftar, Farmasi 1.388 pendaftar, Teknik Informatika 1.112 pendaftar, Teknik Industri 1.071 pendaftar, dan Teknik Sipil sebanyak 846 pendaftar.

“Sementara program studi dengan jumlah mahasiswa baru terbanyak melalui jalur SNBT ialah Teknik Informatika sebanyak 145 orang, Perencanaan Wilayah dan Kota 140 orang, Teknik Geofisika 138 orang, Teknik Sipil 136 orang, dan Teknik Pertambangan 125 orang,” ujar Abdul Rajak.

Berdasarkan asal daerah, calon mahasiswa baru Itera jalur SNBT didominasi peserta dari Provinsi Lampung sebesar 41 persen, disusul Sumatera Utara 16 persen, Sumatera Selatan 10 persen, Jawa Barat 8 persen, dan Sumatera Barat 7 persen.

Bagi peserta yang belum lolos SNBT, Itera masih membuka peluang melalui jalur mandiri, yakni Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri Barat (SMMPTN-Barat) dan Seleksi Mandiri Terpadu (SMT) Itera.

Pendaftaran SMMPTN-Barat dibuka hingga 11 Juni 2026. Sedangkan pendaftaran SMT Itera berlangsung hingga 29 Juni 2026. (*)