Penjualan Sapi Kurban Asal Lampung Capai 60.429 ekor, Naik 40 Persen
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung Lili Mawarti. Foto: Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Provinsi Lampung kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu lumbung ternak nasional.
Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah penjualan hewan kurban asal Lampung mengalami peningkatan signifikan di hampir seluruh jenis ternak, terutama sapi dan domba, dibandingkan tahun sebelumnya.
Berdasarkan data sementara lalu lintas ternak antarprovinsi dan antarkabupaten/kota, penjualan sapi kurban pada tahun 2026 mencapai 60.429 ekor.
Jumlah tersebut meningkat 40,15 persen dibandingkan tahun 2025 yang tercatat sebanyak 43.116 ekor.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung, Lili Mawarti, mengatakan peningkatan tersebut menunjukkan tingginya permintaan pasar terhadap ternak asal Lampung menjelang Idul Adha.
"Peningkatan penjualan hewan kurban tahun ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas ternak asal Lampung semakin tinggi. Ini juga menjadi bukti bahwa Lampung memiliki peran strategis sebagai salah satu daerah penyangga kebutuhan ternak nasional," kata Lili saat dimintai keterangan, Jum'at (29/5/2026).
Selain sapi, penjualan kerbau juga mengalami kenaikan. Pada 2025 jumlah kerbau kurban tercatat sebanyak 242 ekor, sedangkan tahun ini meningkat menjadi 337 ekor atau naik 39,25 persen.
Lonjakan paling tinggi terjadi pada penjualan domba. Jika pada 2025 hanya tercatat 1.764 ekor, pada 2026 meningkat drastis menjadi 3.912 ekor atau melonjak hingga 121,76 persen.
"Sementara itu, penjualan kambing mengalami sedikit penurunan. Dari 143.335 ekor pada 2025, turun menjadi 139.917 ekor pada 2026 atau berkurang sekitar 2,38 persen," tuturnya.
Menurut Lili Mawarti, penurunan jumlah kambing kurban diduga dipengaruhi oleh perubahan preferensi masyarakat yang mulai beralih memilih sapi, kerbau, maupun domba untuk kebutuhan ibadah kurban tahun ini.
Data tersebut bersumber dari laporan lalu lintas ternak antarprovinsi serta data Asosiasi Peternak dan Pengemuk Sapi Indonesia (APPSI) Wilayah Lampung.
"Selain memenuhi kebutuhan kurban di kabupaten/kota se-Lampung, distribusi ternak asal Lampung juga menyasar berbagai daerah di Indonesia," imbuhnya.
Untuk ternak sapi, pengiriman dilakukan ke DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Barat, hingga Sumatera Selatan.
"Sementara pengiriman kambing dan domba dilakukan ke DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Sumatera Selatan, serta Kalimantan Tengah," kata dia.
Lili menambahkan, meningkatnya distribusi ternak ke berbagai daerah menjadi indikator positif bagi sektor peternakan di Lampung, sekaligus berdampak pada peningkatan ekonomi peternak lokal.
"Kami berharap tren positif ini terus berlanjut dan mampu meningkatkan kesejahteraan peternak di Lampung," tandasnya. (*)
Berita Lainnya
-
Jadi Salah Satu Penentu Harga, Begini Sikap Konsisten PTP Melakukan Efisiensi
Jumat, 29 Mei 2026 -
Pemkot Bandar Lampung Pertahankan WTP, Transparansi Keuangan Jadi Fokus Utama
Jumat, 29 Mei 2026 -
Pertumbuhan Arus Peti Kemas Internasional Tembus 11%, Sinyal Positif bagi Ekonomi Indonesia
Jumat, 29 Mei 2026 -
Tinggal 5 Hari Lagi! PLN UID Lampung Ajak Masyarakat Manfaatkan Promo Tambah Daya Hari Kebangkitan Nasional
Jumat, 29 Mei 2026








