Sembilan Jamaah Haji Asal Lampung Wafat di Tanah Suci
Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Lampung, Ansori F. Citra. Foto: Dok
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Sebanyak sembilan jamaah haji asal Provinsi Lampung dilaporkan meninggal dunia di Tanah Suci selama pelaksanaan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Dari jumlah tersebut, dua jamaah meninggal dunia sebelum sempat melaksanakan rangkaian puncak ibadah haji.
Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Lampung, Ansori F. Citra, mengatakan seluruh jamaah yang meninggal dunia akan mendapatkan hak berupa asuransi dengan nilai sebesar Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) tahun 2026.
"Jamaah yang wafat akan mendapatkan asuransi sebesar Bipih yang telah ditetapkan pada tahun ini," kata Ansori saat dimintai keterangan, Minggu (7/6/2026).
Ansori menilai penyelenggaraan ibadah haji tahun ini berjalan lebih baik dibandingkan musim haji tahun sebelumnya.
Hal itu terlihat dari menurunnya jumlah jamaah yang meninggal dunia maupun yang harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
"Tahun ini pelaksanaan haji jauh lebih baik dibandingkan tahun lalu. Tahun lalu yang wafat ada 19 orang. Kemudian mereka yang sakit juga tidak banyak, tidak ada yang keluar masuk rumah sakit," ujarnya.
Berdasarkan data Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Lampung hingga Minggu, 7 Juni 2026, tercatat sembilan jamaah haji asal Lampung yang meninggal dunia di Tanah Suci, yakni :
- Sugiarti binti Karta Pawira, jamaah Kloter JKG 15 asal Kabupaten Lampung Utara.
- Mesno Iro Karso, jamaah Kloter JKG 16 asal Kabupaten Lampung Timur.
- H. Muhammad Sukono Sarwan, jamaah Kloter JKG 21 asal Kabupaten Pringsewu.
- H. Binti Panidi Purwanto, jamaah Kloter JKG 18 asal Kabupaten Mesuji.
- Hj. Suriah Sanusi Tayem binti Sanusi, jamaah Kloter JKG 15 asal Kabupaten Lampung Utara.
- Hj. Nurhasanah Mardian, jamaah Kloter JKG 21 asal Kabupaten Pringsewu.
- H. Sarno Sahrudin Diran, jamaah Kloter JKG 19 asal Kabupaten Tanggamus.
- H. Ahmad Fadil bin Muh. Nur, jamaah Kloter JKG 16 asal Kabupaten Tulang Bawang.
- Hj. Muntingah Sukijo Abdullah, jamaah Kloter JKG 11 asal Kabupaten Lampung Timur. (*)
Berita Lainnya
-
BEM FTIK Universitas Teknokrat Indonesia Tanam 1.000 Bibit Mangrove di Desa Sidodadi, Wujud Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir
Minggu, 07 Juni 2026 -
Universitas Teknokrat Indonesia Dipercaya Puspresnas Kemendikdasmen sebagai Mitra Pelaksana Program Bina Talenta Indonesia 2026
Minggu, 07 Juni 2026 -
Diduga Hendak Curi Motor di Lampung Selatan, Pria Tewas Jadi Bulanan Massa
Minggu, 07 Juni 2026 -
Serap Aspirasi Warga di Telukbetung Selatan dan Tanjung Senang, Sudin Ingatkan Bahaya Narkoba, Judi Online dan Kejahatan Digital
Sabtu, 06 Juni 2026








