Ahmad Hariyanto Dilantik Jadi Sekda Metro, Birokrat Tubaba Berkarier di Tiga Era Kepemimpinan
Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, resmi melantik Ahmad Hariyanto sebagai Sekretaris Daerah Kota Metro dalam upacara yang digelar di Aula Lantai II Pemerintah Kota Metro, Jumat (12/6/2026). Foto: Arby/kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Metro –
Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, resmi melantik Ahmad Hariyanto sebagai
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Metro dalam upacara yang digelar di Aula Lantai
II Pemerintah Kota Metro, Jumat (12/6/2026).
Pelantikan tersebut
sekaligus mengakhiri masa kekosongan jabatan Sekda definitif yang selama
beberapa waktu terakhir dijabat oleh Penjabat (Pj) Sekda, Kusbani.
Penunjukan Ahmad
Hariyanto menarik perhatian karena ia merupakan birokrat karier yang berasal
dari Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba). Sebelum dipercaya
menduduki jabatan tertinggi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Metro, ia
dikenal memiliki rekam jejak panjang di lingkungan birokrasi Tubaba dengan
sejumlah pengalaman memimpin organisasi perangkat daerah strategis.
Dalam sambutannya, Wali
Kota Metro Bambang Iman Santoso menegaskan pentingnya peran Sekda sebagai
penggerak utama birokrasi daerah.
"Saya menyampaikan
apresiasi kepada seluruh panitia seleksi. Kepada Sekretaris Daerah Kota Metro
yang baru dilantik, saya ucapkan selamat. Sekda adalah motor penggerak
pemerintahan. Tugas berat menanti, mulai dari peningkatan kinerja ASN hingga
mengawal pembangunan daerah. Sebagai Sekda, saudara harus menjunjung tinggi
netralitas, disiplin ASN, dan etika birokrasi," ujar Bambang.
Berdasarkan penelusuran
Kupastuntas.co, Ahmad Hariyanto lahir pada 8 April 1973 dan menyandang gelar
Sarjana serta Magister Manajemen. Namanya mulai dikenal luas saat memimpin
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tubaba.
Saat menjabat Kepala
Disdukcapil, Ahmad Hariyanto menggagas inovasi pelayanan Community Service
Dukcapil (CS Dukcapil), sebuah program yang mengintegrasikan layanan
administrasi kependudukan dengan tiyuh, puskesmas, rumah sakit, hingga berbagai
mitra pelayanan publik lainnya.
Inovasi tersebut
merupakan proyek perubahan yang dikembangkannya saat mengikuti Pelatihan
Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II. Program itu menjadi salah satu langkah
transformasi pelayanan publik berbasis kolaborasi yang diterapkan di Tubaba.
Di bawah kepemimpinannya,
Disdukcapil Tubaba juga dikenal aktif menghadirkan berbagai layanan jemput
bola, perekaman KTP elektronik bagi pelajar menjelang Pemilu 2024, layanan door
to door bagi lansia dan penyandang disabilitas, serta pengembangan sistem
pengaduan masyarakat berbasis digital.
Salah satu capaian
penting terjadi pada 2022 ketika Disdukcapil Tubaba berhasil meraih kategori
Level 4 atau kategori tertinggi dalam evaluasi nasional Direktorat Jenderal
Dukcapil Kementerian Dalam Negeri. Prestasi tersebut menjadi indikator
keberhasilan reformasi pelayanan administrasi kependudukan di daerah tersebut.
Tak hanya fokus pada
pelayanan administrasi, Ahmad Hariyanto juga terlibat dalam berbagai agenda
strategis, termasuk koordinasi pemutakhiran data pemilih berkelanjutan bersama
Bawaslu Tubaba sebagai bagian dari persiapan Pemilu 2024.
Kariernya kemudian
berlanjut saat mengikuti Uji Kompetensi (Ukom) Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama
pada 2023. Setelah itu, ia dipercaya memimpin Dinas Penanaman Modal dan
Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tulang Bawang Barat.
Di instansi tersebut,
Ahmad Hariyanto mengawal berbagai program pelayanan investasi dan perizinan,
termasuk pengoperasian Mal Pelayanan Publik (MPP) yang menjadi simbol reformasi
birokrasi dan kemudahan layanan bagi masyarakat serta pelaku usaha.
Hingga sebelum dilantik
sebagai Sekda Metro, Ahmad Hariyanto masih tercatat sebagai Kepala DPMPTSP
Tubaba. Pelantikannya menandai babak baru perjalanan kariernya setelah
bertahun-tahun berkiprah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tubaba.
Salah satu hal yang
menonjol dari sosok Ahmad Hariyanto adalah kemampuannya beradaptasi di tengah
pergantian kepemimpinan daerah. Ia tercatat tetap dipercaya menduduki posisi
strategis mulai dari era Bupati Umar Ahmad, masa Penjabat Bupati M. Firsada,
hingga kepemimpinan Bupati Novriwan Jaya.
Kini, tantangan baru
menanti Ahmad Hariyanto di Kota Metro. Sebagai Sekda, ia dituntut mampu menjaga
soliditas organisasi perangkat daerah, memperkuat tata kelola pemerintahan,
serta memastikan program pembangunan daerah berjalan efektif sesuai visi kepala
daerah.
Pengalaman panjang di bidang pelayanan
publik, administrasi kependudukan, investasi, dan reformasi birokrasi menjadi
modal penting yang akan diuji dalam mengawal roda pemerintahan di Kota Metro ke
depan. (*)
Berita Lainnya
-
Produk Lokal Metro dari Tahu hingga Tapis Dipamerkan dalam Gebyar IKM 2026
Kamis, 11 Juni 2026 -
Dari Dapur Sederhana ke Pasar Dunia, Kisah Kopi Kuda yang Menolak Tenggelam oleh Zaman
Kamis, 11 Juni 2026 -
Ratusan Mahasiswa di Metro Belajar Peluang Ekonomi Lewat Lelang Amal
Rabu, 10 Juni 2026 -
Dikritik soal Jalan Rusak, Wakil Walikota Metro Hanya Minta Maaf
Selasa, 09 Juni 2026








