• Jumat, 12 Juni 2026

Festival Budaya Sekala Bekhak XII Hadirkan Lomba Seni hingga Expo Kreatif

Jumat, 12 Juni 2026 - 10.16 WIB
32

Festival Budaya Sekala Bekhak XII yang akan berlangsung pada 2–4 Juli 2026 di Taman Kota Liwa. Foto: Ist.

Kupastuntas.co, Lampung Barat – Pemerintah Kabupaten Lampung Barat melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) kembali menggelar Festival Budaya Sekala Bekhak XII yang akan berlangsung pada 2–4 Juli 2026 di Taman Kota Liwa.

Mengusung tema "The Soul of Sekura", festival budaya terbesar di Lampung Barat tersebut dipastikan menghadirkan beragam perlombaan seni tradisional, pertunjukan budaya, hingga expo ekonomi kreatif yang melibatkan pelajar, seniman, komunitas budaya, pelaku UMKM, dan masyarakat umum.

Festival Budaya Sekala Bekhak XII menjadi salah satu agenda unggulan Kabupaten Lampung Barat yang kembali masuk dalam kalender nasional Karisma Event Nusantara (KEN) 2026. Pengakuan tersebut menegaskan posisi festival sebagai salah satu event budaya dan pariwisata penting di Provinsi Lampung.

Sejumlah kegiatan yang akan meramaikan festival di antaranya Lomba Lagu Lampung untuk kategori pelajar SD/SMP dan umum, Lomba Nyambai kategori SD, SMP dan umum, serta Lomba Orkes Gambus kategori umum. Selain itu, terdapat Pemilihan Muli Mekhanai Lampung Barat dan Sekala Bekhak Creative and Culinary Expo yang menampilkan beragam produk UMKM dan kuliner khas daerah.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Lampung Barat, Bernaria, melalui Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Imam Sumantri, mengatakan festival tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah menjaga dan melestarikan warisan budaya Lampung Barat agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

Menurut Imam, Festival Budaya Sekala Bekhak bukan sekadar agenda hiburan tahunan, melainkan wadah bagi generasi muda untuk mengenal, mencintai, dan meneruskan berbagai tradisi yang menjadi identitas masyarakat Lampung Barat.

"Festival Budaya Sekala Bekhak XII menjadi momentum penting untuk memperkuat kecintaan masyarakat terhadap budaya daerah. Kami ingin generasi muda tidak hanya mengenal, tetapi juga ikut melestarikan berbagai tradisi yang menjadi jati diri masyarakat Lampung Barat," kata Imam, Jumat (12/6/2026).

Ia menjelaskan, berbagai perlombaan sengaja dirancang untuk melibatkan peserta dari berbagai kelompok usia sebagai bagian dari proses regenerasi pelaku seni dan budaya. Lomba Lagu Lampung, Nyambai, dan Orkes Gambus dinilai memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan seni tradisional yang telah lama menjadi kekayaan budaya masyarakat Sai Batin di Lampung Barat.

Selain aspek pelestarian budaya, festival tersebut juga diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Kehadiran wisatawan diproyeksikan dapat meningkatkan aktivitas ekonomi pelaku UMKM, industri kreatif, hingga sektor jasa pariwisata selama penyelenggaraan acara.

"Festival ini tidak hanya bicara soal budaya, tetapi juga bagaimana budaya dapat menjadi penggerak sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat. Karena itu kami melibatkan pelaku UMKM, komunitas kreatif, serta masyarakat secara luas dalam penyelenggaraannya," ujarnya.

Imam menambahkan, keberhasilan Festival Budaya Sekala Bekhak masuk dalam Karisma Event Nusantara 2026 menjadi bukti bahwa event tersebut memiliki nilai budaya, daya tarik wisata, serta kualitas penyelenggaraan yang mendapat pengakuan di tingkat nasional.

Pemerintah daerah berharap masyarakat Lampung Barat maupun daerah lain dapat turut berpartisipasi dan menyaksikan langsung seluruh rangkaian kegiatan yang telah dipersiapkan. Dukungan masyarakat dinilai menjadi kunci penting dalam menjaga keberlanjutan warisan budaya daerah.

Dengan memadukan unsur budaya, pariwisata, dan ekonomi kreatif, Festival Budaya Sekala Bekhak XII diyakini akan menjadi salah satu agenda paling meriah di Lampung tahun 2026 sekaligus memperkuat posisi Lampung Barat sebagai destinasi wisata budaya yang kaya tradisi dan kearifan lokal. (*)

Editor : Erik Handoko