• Jumat, 12 Juni 2026

Gudang Kasur dan Mebel di Lampung Timur Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai 1,5 miliar

Jumat, 12 Juni 2026 - 16.45 WIB
28

Tampak api membakar seluruh bagian dalam gudang kasur dan mebel di Dusun Ngudi Rahayu, Desa Sumberrejo, Kecamatan Batanghari, Kabupaten Lampung Timur, Jumat (12/6/2026) siang. Foto: Ist

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Kebakaran melanda gudang kasur dan mebel di Dusun Ngudi Rahayu, Desa Sumberrejo, Kecamatan Batanghari, Kabupaten Lampung Timur, Jumat (12/6/2026) siang.

Peristiwa tersebut diduga dipicu korsleting pada mesin penggiling limbah kasur yang sedang dioperasikan pekerja hingga memunculkan ledakan dan kobaran api. Akibat kejadian itu, bangunan gudang, bahan baku kasur, sejumlah kendaraan, serta sebagian dapur rumah pemilik gudang hangus terbakar. Kerugian ditaksir mencapai Rp 1,5 miliar.

Kasat Reskrim Polres Lampung Timur, AKP Stefanus Boyoh, mengatakan berdasarkan hasil penyelidikan awal dan keterangan saksi, sumber api berasal dari mesin penggiling limbah kasur.

"Menurut keterangan saksi, mesin penggiling limbah kasur yang sedang dioperasikan mengalami korsleting hingga memicu ledakan kecil yang disertai percikan api," kata Stefanus dikutip Kompas.com, Jumat (12/6/2026).

Percikan api kemudian menyambar tumpukan bahan baku kasur berupa busa, kapuk, kain, dan material lain yang mudah terbakar. "Karena di lokasi terdapat banyak bahan yang mudah terbakar, api dengan cepat membesar dan sulit dikendalikan," ujarnya.

Dua pekerja yang berada di lokasi sempat berupaya memadamkan api menggunakan ember berisi air sambil meminta bantuan warga sekitar. Namun, kobaran api terus membesar.

"Mereka telah melakukan upaya pemadaman awal, tetapi besarnya api membuat proses pemadaman secara manual tidak efektif," kata Stefanus. Di tengah kepanikan, para pekerja berusaha menyelamatkan kendaraan milik pemilik gudang. Satu unit truk merah, mobil Pajero warna silver, sepeda motor Honda Vario, dan Honda Supra X berhasil dievakuasi dari lokasi kebakaran.

Namun, satu unit Kijang pick up milik pemilik gudang, sepeda motor Megapro milik pekerja, serta sepeda motor Vega ZR tidak sempat diselamatkan dan ikut hangus terbakar. Selain meludeskan gudang, api juga merembet ke sebagian dapur rumah milik Linda, pemilik gudang. Saat kejadian, Linda dibantu warga berupaya menyelamatkan barang-barang rumah tangga dari dalam rumah.

Warga bersama personel Polsek Batanghari sempat berjibaku memadamkan api sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.

"Setelah menerima laporan, petugas bersama masyarakat melakukan penanganan di lokasi hingga api berhasil dipadamkan dan tidak merembet ke bangunan lain," ujar Stefanus.

Berdasarkan pendataan sementara, objek yang terbakar meliputi satu bangunan gudang kasur dan mebel, bahan baku busa dan kapuk, kursi set beserta bahan kayu, sebagian dapur rumah, satu unit Kijang pick up, serta dua unit sepeda motor. "Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini. Sementara kerugian materi diperkirakan mencapai Rp 1,5 miliar," kata Stefanus.

Ia mengimbau masyarakat, khususnya pelaku usaha yang menggunakan mesin produksi, untuk rutin memeriksa kondisi peralatan kerja dan instalasi kelistrikan. "Pengecekan berkala terhadap mesin dan instalasi kelistrikan sangat penting dilakukan guna mencegah terjadinya peristiwa serupa," tuturnya. (*)