2.035 Perenang Bersaing di Kejuaraan Piala Kemenpora Lampung Fast Swim
Ilustrasi kejuaraan renang di Kolam Renang Pahoman, Bandar Lampung. Foto: Dok./kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar
Lampung – Antusiasme peserta untuk mengikuti Kejuaraan Renang Piala Kementerian
Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI 2026 Lampung Fast Swim terus meningkat.
Hingga pertengahan Juni, jumlah atlet yang tercatat mengikuti ajang tersebut telah
melampaui target yang ditetapkan panitia.
Ketua Pelaksana Lampung
Fast Swim 2026, Yudha Al Hadjid, mengatakan sebanyak 2.035 perenang dari
berbagai daerah di Indonesia telah mendaftarkan diri untuk berkompetisi. Jumlah
itu melebihi target awal yang dipatok panitia, yakni 1.800 peserta.
"Per Jumat pagi,
jumlah peserta yang sudah terdaftar mencapai 2.035 atlet. Angka ini sudah
melampaui target yang kami tetapkan sebelumnya," ujar Yudha, Jumat (12/6/2026).
Kejuaraan renang berskala
nasional tersebut akan digelar di Kolam Renang Pahoman, Bandar Lampung, pada 10
hingga 12 Juli 2026.
Menurut Yudha,
membludaknya jumlah peserta membuat panitia mempertimbangkan untuk menutup
pendaftaran lebih cepat dari jadwal semula. Sebelumnya, pendaftaran kategori
Fun Swimming dijadwalkan berlangsung hingga 20 Juni 2026, sementara kategori
Championship ditutup pada 30 Juni 2026.
Sejumlah klub renang
ternama dari berbagai wilayah Indonesia dipastikan ambil bagian dalam kejuaraan
ini. Peserta datang dari berbagai daerah seperti Palembang, Jambi, Magelang,
Pangandaran, Banten, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kalimantan, hingga
Jakarta.
Tak hanya itu, sebanyak
15 klub renang asal Lampung juga telah memastikan keikutsertaannya. Kehadiran
klub-klub besar dari Pulau Jawa diperkirakan akan membuat persaingan semakin
kompetitif.
"Persaingan
dipastikan berlangsung ketat karena banyak klub kuat yang akan turun di
kejuaraan ini," katanya.
Dalam pelaksanaannya,
Lampung Fast Swim 2026 akan menggunakan sistem Spectra yang telah terintegrasi
dengan database nasional PB Akuatik Indonesia. Dengan sistem tersebut, seluruh
catatan waktu dan hasil pertandingan atlet akan terdokumentasi secara resmi
dalam basis data nasional.
Kejuaraan ini
mempertandingkan berbagai nomor renang, mulai dari gaya bebas, gaya dada, gaya
punggung hingga gaya kupu-kupu.
Ajang tersebut terbagi
dalam dua kategori utama. Kategori Championship menggunakan aturan resmi PB
Akuatik Indonesia, sedangkan kategori Fun Swimming ditujukan bagi pelajar dan
perenang pemula yang ingin merasakan pengalaman berkompetisi.
Yudha berharap Lampung
Fast Swim tidak hanya menjadi arena persaingan atlet, tetapi juga menjadi wadah
pembinaan perenang usia muda sekaligus sarana menjaring talenta potensial yang
dapat berprestasi di tingkat nasional.
Selain aspek pembinaan
olahraga, kejuaraan ini juga diharapkan memberikan dampak positif bagi
perekonomian daerah. Kehadiran atlet, pelatih, ofisial, dan pendamping dari
berbagai provinsi diproyeksikan mampu mendorong pertumbuhan sektor pariwisata
olahraga atau sport tourism di Lampung.
"Kejuaraan ini kami harapkan menjadi salah satu event olahraga terbesar di Lampung pada tahun 2026 sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat," pungkasnya. (*)
Berita Lainnya
-
Pegawai BPK Rentan Terseret Praktik Pengondisian Hasil Audit
Sabtu, 13 Juni 2026 -
PLN Akselerasikan Program Pemerintah, Lebih dari 10 Ribu Rumah Tangga di Lampung Terang lewat Program BPBL
Jumat, 12 Juni 2026 -
PT KAI Tanjungkarang Amankan 29 Bidang Aset
Jumat, 12 Juni 2026 -
Puluhan Daycare di Bandar Lampung Belum Berizin, Orang Tua Diminta Waspada
Jumat, 12 Juni 2026








