• Minggu, 14 Juni 2026

Sempat Kejar-kejaran dengan Polisi, Pelaku Curanmor di Lampung Barat Berhasil Diamankan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 22.32 WIB
27

Pelaku curanmor berhasil diringkus polisi setelah sempat terjadi kejar-kejaran. Foto: Ist.

Kupastuntas.co, Lampung Barat – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Pekon Sukananti, Kecamatan Way Tenong, Kabupaten Lampung Barat, Sabtu (13/6/2026), berakhir dengan penangkapan terduga pelaku setelah sempat terjadi kejar-kejaran di Jalan Lintas Nasional kawasan Air Keruh, Kecamatan Sumber Jaya.

Terduga pelaku diamankan sekitar pukul 14.45 WIB oleh tim gabungan Tekab 308 Polres Lampung Barat bersama Unit Reskrim Polsek Sumber Jaya. Penangkapan dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Sumber Jaya, Ipda Rico Hari Saputra.
Peristiwa bermula saat warga melaporkan hilangnya satu unit sepeda motor Honda Beat di wilayah Pekon Sukananti. Sebelum kejadian, pelaku yang diduga berasal dari luar Kabupaten Lampung Barat sempat menimbulkan kecurigaan warga karena gerak-geriknya yang mencurigakan.
Tak lama kemudian, pelaku diduga menjalankan aksinya menggunakan kunci T. Saat berusaha membawa kabur sepeda motor hasil curian, aksinya diketahui warga yang langsung meneriakinya sebagai maling.
Mendengar teriakan tersebut, pelaku panik dan berupaya melarikan diri. Informasi kejadian kemudian diteruskan kepada jajaran Polsek Sumber Jaya yang langsung bergerak melakukan pengejaran.
Petugas menyisir sejumlah jalur yang diduga dilalui pelaku. Upaya itu membuahkan hasil ketika terduga pelaku berhasil ditemukan dan diamankan di kawasan Air Keruh, Kecamatan Sumber Jaya, setelah sempat terjadi aksi kejar-kejaran di ruas Jalan Lintas Nasional.
Selanjutnya, pelaku dibawa ke Mapolsek Sumber Jaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga masih mendalami kasus tersebut guna mengungkap kemungkinan keterlibatan pelaku dalam tindak pidana serupa di wilayah lain.
Sementara itu, salah seorang warga Sumber Jaya, Boimin, menduga pelaku memiliki keterkaitan dengan sejumlah kasus curanmor yang belakangan meresahkan masyarakat di kawasan timur Lampung Barat.
"Kami berharap kasus ini dapat dikembangkan lebih lanjut sehingga bisa mengungkap jaringan maupun pelaku pencurian kendaraan bermotor lainnya yang selama ini meresahkan warga," ujarnya. (*) 

Editor : Erik Handoko