• Minggu, 14 Juni 2026

‎GEKIRA Gelar Rakernas dan Seminar Nasional 2026, Perkuat Konsolidasi Organisasi dan Dukung Transformasi Ekonomi Nasional

Minggu, 14 Juni 2026 - 15.14 WIB
42

Ketua Pengurus Daerah (PD) Gerakan Kristiani Indonesia Raya (GEKIRA) Provinsi Lampung, Wilson. Foto: Ist

‎Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Ketua Pengurus Daerah (PD) Gerakan Kristiani Indonesia Raya (GEKIRA) Provinsi Lampung, Wilson, menyampaikan bahwa pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Seminar Nasional I GEKIRA Tahun 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mendukung agenda transformasi ekonomi nasional di bawah kepemimpinan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

‎Pernyataan tersebut disampaikan Wilson pada Minggu, 14 Juni 2026, usai mengikuti rangkaian kegiatan Rakernas dan Seminar Nasional GEKIRA yang berlangsung di Hotel Novotel Pulomas, Jakarta Timur, pada 12–14 Juni 2026.

‎Menurut Wilson, Rakernas yang dihadiri pengurus pusat dan daerah, kepala daerah, tokoh masyarakat, akademisi, pelaku usaha, serta jajaran kementerian dan BUMN tersebut mengusung tema “Transformasi Ekonomi Nasional dalam Kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto".

‎Tema tersebut dinilai sangat relevan dengan tantangan pembangunan Indonesia saat ini, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan, kemandirian energi, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), investasi, dan pengembangan ekonomi kerakyatan.

‎“Rakernas ini tidak hanya menjadi forum konsolidasi organisasi, tetapi juga menjadi ruang strategis untuk menyerap berbagai gagasan, masukan, dan arah kebijakan pembangunan nasional yang dapat diimplementasikan oleh pengurus GEKIRA di daerah,” ujar Wilson.

‎Ia menjelaskan, kegiatan nasional tersebut menghadirkan berbagai narasumber dari kalangan menteri kabinet, kepala daerah, pimpinan BUMN, pelaku usaha, dan akademisi yang membahas sejumlah isu strategis pembangunan nasional.

‎Pada sektor energi, peserta mendapatkan pemaparan mengenai strategi mewujudkan kemandirian energi nasional dan pengembangan energi terbarukan.

‎Sementara pada sektor perumahan, dibahas berbagai kebijakan pembangunan hunian yang layak, terjangkau, dan berkelanjutan bagi masyarakat.

‎Selain itu, sektor pangan juga menjadi perhatian utama melalui pembahasan mengenai penguatan kedaulatan pangan nasional, peningkatan produktivitas pertanian, serta pengembangan sektor kelautan dan perikanan.

‎Seminar juga membahas strategi pemberdayaan UMKM dan koperasi sebagai penggerak ekonomi rakyat serta upaya peningkatan investasi dan hilirisasi industri guna menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

‎Wilson menambahkan, Rakernas GEKIRA 2026 juga menjadi wadah dialog yang efektif antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menyelaraskan arah pembangunan nasional dan pembangunan daerah.

‎Dalam forum tersebut, sejumlah kepala daerah menyampaikan berbagai tantangan yang dihadapi di wilayah masing-masing, termasuk persoalan infrastruktur, konektivitas, pemerataan pembangunan, hingga penguatan ekonomi masyarakat.

‎“Melalui Rakernas ini, kami memperoleh banyak informasi strategis terkait arah kebijakan pemerintah pusat. Ini menjadi bekal penting bagi seluruh pengurus GEKIRA di daerah untuk ikut berkontribusi dalam mendukung keberhasilan program-program pembangunan nasional,” katanya.

‎Wilson menegaskan, GEKIRA sebagai organisasi sayap Partai Gerindra memiliki komitmen untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengawal program pembangunan yang berpihak kepada rakyat, sekaligus memperkuat nilai-nilai kebangsaan, persatuan, toleransi, dan gotong royong di tengah masyarakat.

‎Menurutnya, hasil Rakernas 2026 akan menjadi pedoman bagi seluruh jajaran GEKIRA di Indonesia dalam menyusun program kerja yang selaras dengan kebutuhan masyarakat serta mendukung visi Indonesia yang maju, mandiri, dan sejahtera.

‎Di Provinsi Lampung sendiri, lanjut Wilson, jajaran PD GEKIRA Lampung bersama Sekretaris Umum Jono Parulian Sitorus akan menindaklanjuti hasil Rakernas melalui penguatan konsolidasi organisasi, peningkatan kapasitas kader, serta pelaksanaan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

‎“Rakernas ini semakin memperkuat semangat kami untuk membangun organisasi yang solid, progresif, dan mampu menjadi bagian dari solusi dalam mendukung pembangunan daerah maupun pembangunan nasional,” pungkas Wilson.

‎Rakernas dan Seminar Nasional I GEKIRA Tahun 2026 diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperkuat peran organisasi sebagai wadah kader bangsa yang siap berkontribusi dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045. (*)