BPS Terjunkan 697 Petugas Sensus di Bandar Lampung
Kepala BPS Kota Bandar Lampung, Radika Trianda, Kamis (18/6/2026). Foto: Sri/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung -Sebanyak 697 petugas sensus mulai diterjunkan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bandar Lampung untuk mendata seluruh aktivitas ekonomi masyarakat dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
Pendataan yang berlangsung sejak 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 itu menyasar lebih dari 400 ribu rumah di Kota Bandar Lampung, baik yang memiliki usaha maupun tidak.
Kepala BPS Kota Bandar Lampung, Radika Trianda, mengatakan seluruh rumah tangga akan didatangi petugas guna memperoleh gambaran menyeluruh mengenai aktivitas ekonomi masyarakat.
"Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 kita selenggarakan dari tanggal 15 Juni sampai 31 Agustus 2026. Mulai Senin kemarin, kita terjunkan 697 petugas sensus se-Kota Bandar Lampung," kata Radika, Kamis (18/6/2026).
Ia mengimbau masyarakat untuk menerima kedatangan petugas sensus dan memberikan jawaban yang jujur agar data yang dihasilkan akurat.
"Kami mengharapkan partisipasi masyarakat dengan menerima petugas di rumah masing-masing. Kemudian memberikan jawaban yang apa adanya sehingga menghasilkan data yang akurat terkait struktur ekonomi di Kota Bandar Lampung," ujarnya.
Menurutnya, sensus kali ini tidak hanya mendata usaha yang memiliki bangunan khusus, tetapi juga usaha rumahan hingga usaha berbasis digital atau online.
"Baik yang punya usaha di bangunan tertentu maupun yang ada di rumah-rumah akan didata. Bahkan usaha online juga akan kita data," jelasnya.
Untuk memastikan kualitas data, para petugas telah dibekali pelatihan khusus mengenai konsep, definisi, serta teknik wawancara agar mampu menggali informasi usaha yang dijalankan setiap keluarga.
Radika menegaskan target pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 adalah seluruh rumah tangga dan aktivitas usaha di Kota Bandar Lampung dapat terdata sebelum batas waktu yang ditetapkan.
"Target kita tentunya semua harus terdata sampai dengan 31 Agustus 2026," tegasnya.
Data hasil sensus nantinya akan digunakan untuk memotret struktur ekonomi Kota Bandar Lampung, termasuk mengetahui sektor usaha yang paling dominan dan berkembang di daerah tersebut.
"Data sensus ekonomi ini akan mencerminkan struktur aktivitas ekonomi yang ada di Kota Bandar Lampung. Jadi kita bisa mengetahui sektor mana yang dominan. Data tersebut nantinya disampaikan ke pusat dan kemudian didiseminasikan kembali hingga tingkat kabupaten dan kota sebagai dasar perencanaan pembangunan," pungkasnya. (*)
Berita Lainnya
-
Terbukti Korupsi Dana PI PT LEB, Hermawan Eriadi Divonis 7 Tahun Penjara
Kamis, 18 Juni 2026 -
Tingkatkan Kinerja dan Kemampuan Digital Personel, Ditbinmas Polda Lampung Gelar ANEV Bhabinkamtibmas se-Provinsi Lampung
Kamis, 18 Juni 2026 -
Donald Harris Sihotang Bekali Personel Binmas Polda Lampung Teknik Narasi, Viralisasi Rembuk Pekon dan Pemanfaatan AI
Kamis, 18 Juni 2026 -
Kompak Hijaukan Langit Lampung, PLN dan Pemprov Dorong Akselerasi Penggunaan Transportasi Ramah Lingkungan
Kamis, 18 Juni 2026








