Lokasi Gugurnya Bripka Arya Supena Kini Dihiasi Mural, 'Setara Bersaudara, Bersama Saling Jaga'
Mural yang menampilkan pesan Jaga Kamtibmas dibuat oleh Nusantara Art Project. Foto: Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Dinding pembatas di Jalan Zainal Abidin (ZA) Pagar Alam, Kecamatan Labuhan Ratu, Kota Bandar Lampung, kini tampil lebih berwarna dan sarat pesan positif. Komunitas Nusantara Art Project baru saja merampungkan mural raksasa yang mengusung semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan edukasi keamanan lingkungan.
Lokasi mural tersebut berada di kawasan yang sebelumnya menjadi perhatian publik karena merupakan tempat gugurnya Bripka Anumerta Arya Supena, anggota Intelkam Polda Lampung, saat menjalankan tugas dan berupaya menggagalkan aksi tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) beberapa waktu lalu.
Karya seni yang dikerjakan oleh delapan seniman tersebut mengangkat tema "Setara Bersaudara, Bersama Saling Jaga". Melalui visual yang ditampilkan, mural ini mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan rasa persaudaraan serta meningkatkan kepedulian terhadap keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar.
Salah satu elemen utama dalam mural tersebut adalah visualisasi sosok seorang perempuan berhijab yang menggandeng dua anak laki-laki. Gambar tersebut menjadi simbol kasih sayang, kebersamaan, dan pentingnya menjaga satu sama lain dalam kehidupan bermasyarakat.
Selain itu, mural juga dilengkapi dengan sejumlah pesan edukatif yang mengingatkan masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi tindak kriminalitas, menjaga keamanan lingkungan, serta memperkuat budaya gotong royong sebagai bagian dari upaya menciptakan situasi yang aman dan nyaman.
Perwakilan Nusantara Art Project, Edi Pop, mengatakan bahwa mural tersebut merupakan bentuk kepedulian komunitas terhadap pentingnya membangun kesadaran bersama dalam menjaga keamanan lingkungan.
"Mural ini kami buat sebagai media edukasi visual bagi masyarakat. Melalui karya ini kami ingin mengajak warga untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar, saling menjaga, serta memperkuat rasa persaudaraan di tengah kehidupan bermasyarakat," kata Edi, Rabu (17/6/2026).
Menurutnya, pemilihan lokasi mural juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan pesan positif di ruang publik yang memiliki nilai historis bagi masyarakat Kota Bandar Lampung.
Melalui karya tersebut, masyarakat diajak menjadikan peristiwa yang pernah terjadi sebagai pengingat akan pentingnya kewaspadaan, kepedulian, dan kebersamaan dalam menjaga keamanan lingkungan.
Dengan hadirnya mural ini, Nusantara Art Project berharap ruang publik tidak hanya menjadi lebih indah secara visual, tetapi juga mampu menjadi sarana edukasi yang menginspirasi masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian, kesetaraan, dan semangat saling menjaga demi terciptanya lingkungan yang aman, damai, dan inklusif. (*)
Berita Lainnya
-
Pemprov Lampung Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di PKOR Way Halim
Minggu, 21 Juni 2026 -
Empat Calon Ketua Apindo Lampung Ambil Berkas Pendaftaran
Sabtu, 20 Juni 2026 -
Hadiri Rakernas PJ91, Wagub Jihan Tekankan Budaya Gotong Royong Dukung Pembangunan Daerah
Sabtu, 20 Juni 2026 -
Anshori Djausal Diperiksa Kejati Lampung 8 Jam Terkait Penyertaan Modal Awal PT LEB Rp10 Miliar
Sabtu, 20 Juni 2026








