12 Jemaah Haji Lampung Wafat di Tanah Suci
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Lampung, Ansori F. Citra (tengah) saat memberikan keterangan. Foto: Dok./kupastuntas.co
Kupastuntas.co,
Bandar Lampung – Sebanyak 12 jemaah haji asal Provinsi Lampung meninggal dunia
selama pelaksanaan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi di Tanah Suci hingga
Jumat (19/6/2026).
Kepala
Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Lampung, Ansori F. Citra,
mengatakan seluruh jemaah yang wafat akan memperoleh santunan asuransi sesuai
ketentuan yang berlaku. Nilai santunan yang diberikan setara dengan Biaya
Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) tahun 2026.
"Jemaah
yang wafat akan mendapatkan asuransi sebesar Bipih yang telah ditetapkan pada
tahun ini," kata Ansori.
Berdasarkan
data yang dihimpun, 12 jemaah haji asal Lampung yang meninggal dunia berasal
dari sejumlah kabupaten di Provinsi Lampung, yakni:
1. Sugiarti binti Karta Pawira (Kloter
JKG 15) asal Lampung Utara.
2. Mesno Iro Karso (Kloter JKG 16) asal
Lampung Timur.
3. H. Muhammad Sukono Sarwan (Kloter
JKG 21) asal Pringsewu.
4. H. Binti Panidi Purwanto (Kloter JKG
18) asal Mesuji.
5. Hj. Suriah Sanusi Tayem binti Sanusi
(Kloter JKG 15) asal Lampung Utara.
6. Hj. Nurhasanah Mardian (Kloter JKG
21) asal Pringsewu.
7. H. Sarno Sahrudin Diran (Kloter JKG
19) asal Tanggamus.
8. H. Ahmad Fadil bin Muh. Nur (Kloter
JKG 16) asal Tulang Bawang.
9. Hj. Muntingah Sukijo Abdullah
(Kloter JKG 11) asal Lampung Timur.
10. Hj. Masbitun
binti Asmuni (Kloter JKG 14) asal Lampung Barat.
11. H. Ayub
Bakri Warta bin Bakri (Kloter JKG 15) asal Lampung Utara.
12. H. Abdul
Wahab Sulaiman bin Sulaiman (Kloter JKG 17) asal Lampung Selatan.
Meski
terdapat jemaah yang meninggal dunia, Ansori menilai penyelenggaraan ibadah
haji tahun ini berlangsung lebih baik dibandingkan musim haji sebelumnya.
Menurutnya, jumlah jemaah yang sakit maupun yang harus menjalani perawatan di
rumah sakit mengalami penurunan.
"Tahun
ini pelaksanaan haji jauh lebih baik dibandingkan tahun lalu. Memang ada yang
sakit, tetapi tidak banyak dan tidak ada yang keluar masuk rumah sakit,"
ujarnya.
Sementara
itu, proses pemulangan jemaah haji Debarkasi Antara Lampung masih terus
berlangsung. Hingga saat ini, sebanyak 13 kelompok terbang (kloter) telah tiba
di Indonesia.
Tercatat
sebanyak 5.735 jemaah haji asal Lampung telah mendarat di Bandara
Soekarno-Hatta. Dari jumlah tersebut, 5.710 jemaah telah tiba di Asrama Haji
Rajabasa, Bandar Lampung.
Selain itu,
terdapat 12 jemaah yang menjalani tanazul atau pulang melalui Jakarta. Sebanyak
14 jemaah yang sakit beserta pendampingnya masih berada di Jakarta, sementara
enam jamaah lainnya masih menjalani perawatan di Arab Saudi. (*)
Berita Lainnya
-
Serapan Anggaran Dua OPD Pemkot Bandar Lampung Ini Masih Minim
Jumat, 19 Juni 2026 -
Berharap Kepercayaan Masyarakat Meningkat, Sekdaprov Lampung Tekankan Tata Kelola Keuangan Akuntabel
Jumat, 19 Juni 2026 -
Gegara Talud Proyek Jalan Pringsewu-Kalirejo Bermasalah, Pemprov Wajibkan Konsultan Lapor Harian
Jumat, 19 Juni 2026 -
Kenaikan Harga Pertamax Picu Peralihan, Konsumsi Pertalite di Lampung Melonjak 10 Persen
Jumat, 19 Juni 2026
2. Mesno Iro Karso (Kloter JKG 16) asal
Lampung Timur.
3. H. Muhammad Sukono Sarwan (Kloter
JKG 21) asal Pringsewu.
4. H. Binti Panidi Purwanto (Kloter JKG
18) asal Mesuji.
5. Hj. Suriah Sanusi Tayem binti Sanusi
(Kloter JKG 15) asal Lampung Utara.
6. Hj. Nurhasanah Mardian (Kloter JKG
21) asal Pringsewu.
7. H. Sarno Sahrudin Diran (Kloter JKG
19) asal Tanggamus.
8. H. Ahmad Fadil bin Muh. Nur (Kloter
JKG 16) asal Tulang Bawang.
9. Hj. Muntingah Sukijo Abdullah
(Kloter JKG 11) asal Lampung Timur.
10. Hj. Masbitun
binti Asmuni (Kloter JKG 14) asal Lampung Barat.
11. H. Ayub
Bakri Warta bin Bakri (Kloter JKG 15) asal Lampung Utara.
12. H. Abdul
Wahab Sulaiman bin Sulaiman (Kloter JKG 17) asal Lampung Selatan.
Meski
terdapat jemaah yang meninggal dunia, Ansori menilai penyelenggaraan ibadah
haji tahun ini berlangsung lebih baik dibandingkan musim haji sebelumnya.
Menurutnya, jumlah jemaah yang sakit maupun yang harus menjalani perawatan di
rumah sakit mengalami penurunan.
"Tahun
ini pelaksanaan haji jauh lebih baik dibandingkan tahun lalu. Memang ada yang
sakit, tetapi tidak banyak dan tidak ada yang keluar masuk rumah sakit,"
ujarnya.
Sementara
itu, proses pemulangan jemaah haji Debarkasi Antara Lampung masih terus
berlangsung. Hingga saat ini, sebanyak 13 kelompok terbang (kloter) telah tiba
di Indonesia.
Tercatat
sebanyak 5.735 jemaah haji asal Lampung telah mendarat di Bandara
Soekarno-Hatta. Dari jumlah tersebut, 5.710 jemaah telah tiba di Asrama Haji
Rajabasa, Bandar Lampung.
Selain itu,
terdapat 12 jemaah yang menjalani tanazul atau pulang melalui Jakarta. Sebanyak
14 jemaah yang sakit beserta pendampingnya masih berada di Jakarta, sementara
enam jamaah lainnya masih menjalani perawatan di Arab Saudi. (*)
- Penulis : Siti Khoiriah
- Editor : Erik Handoko
Berita Lainnya
-
Jumat, 19 Juni 2026Serapan Anggaran Dua OPD Pemkot Bandar Lampung Ini Masih Minim
-
Jumat, 19 Juni 2026Berharap Kepercayaan Masyarakat Meningkat, Sekdaprov Lampung Tekankan Tata Kelola Keuangan Akuntabel
-
Jumat, 19 Juni 2026Gegara Talud Proyek Jalan Pringsewu-Kalirejo Bermasalah, Pemprov Wajibkan Konsultan Lapor Harian
-
Jumat, 19 Juni 2026Kenaikan Harga Pertamax Picu Peralihan, Konsumsi Pertalite di Lampung Melonjak 10 Persen








