Bagus Ramadhani, Alumni Teknokrat Sukses Jadi Guru Bersertifikasi dan Pendiri Rumah Cedera Olahraga
Bagus Ramadhani, alumni Teknokrat sukses jadi guru bersertifikasi dan pendiri Rumah Cedera Olahraga. Foto: Ist.
Kupastuntas.co, Pringsewu – Kiprah alumni Universitas Teknokrat Indonesia kembali membuktikan kualitas lulusan yang mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Salah satu alumni Program Studi Pendidikan Olahraga, Bagus Ramadhani, S.Pd., sukses meniti karier sebagai guru bersertifikasi di SD Negeri 2 Margodadi, Kabupaten Pringsewu sekaligus mendirikan layanan kesehatan olahraga bernama Rumah Cedera Olahraga.
Keberhasilan Bagus menjadi bukti bahwa lulusan
Pendidikan Olahraga Universitas Teknokrat Indonesia tidak hanya memiliki
kompetensi sebagai tenaga pendidik, tetapi juga mampu berkembang sebagai
praktisi profesional dan wirausahawan di bidang olahraga dan kesehatan.
Selain mengajar, Bagus aktif memberikan layanan
sport massage, terapi pemulihan, penanganan cedera olahraga, stretching, hingga
edukasi kebugaran bagi atlet maupun masyarakat umum. Melalui Rumah Cedera
Olahraga yang didirikannya, ia berupaya membantu masyarakat memperoleh layanan
kesehatan olahraga yang profesional, edukatif, dan mudah diakses.
Perjalanan karier Bagus tidak terlepas dari
pengalaman berharga yang diperolehnya selama menjadi mahasiswa Universitas
Teknokrat Indonesia. Salah satu pengalaman yang paling berkesan adalah ketika
dipercaya menjadi bagian dari tim pendukung Kontingen Lampung pada ajang Pekan
Olahraga Nasional (PON) XXI, yang memberinya kesempatan terlibat langsung dalam
pelayanan atlet serta penanganan kebugaran dan pemulihan kondisi fisik atlet
berprestasi.
Menurut Bagus, pengalaman akademik dan praktik
lapangan yang diperolehnya selama kuliah menjadi modal utama dalam menjalankan
profesinya saat ini.
"Saya sangat bersyukur menjadi bagian dari
Universitas Teknokrat Indonesia. Selama kuliah, kami tidak hanya mendapatkan
teori, tetapi juga pengalaman praktik yang sangat relevan dengan kebutuhan
dunia kerja. Bekal ilmu tersebut sangat membantu saya dalam menjalankan profesi
sebagai guru sekaligus mengembangkan Rumah Cedera Olahraga," ujar Bagus.
Ia menambahkan bahwa berbagai mata kuliah seperti
ilmu kepelatihan, fisiologi olahraga, anatomi, kebugaran jasmani, terapi
olahraga, hingga sport massage menjadi fondasi penting dalam perjalanan
profesionalnya.
Keberhasilan Bagus mendapatkan apresiasi dari
sivitas akademika Universitas Teknokrat Indonesia. Ketua Program Studi
Pendidikan Olahraga menyampaikan bahwa capaian tersebut menjadi bukti nyata
kualitas lulusan yang mampu beradaptasi dengan perkembangan dunia kerja dan menciptakan
peluang usaha berbasis kompetensi yang dimiliki.
Sementara itu, Wakil Rektor Universitas Teknokrat
Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M., mengaku bangga atas prestasi
yang diraih alumni Pendidikan Olahraga tersebut.
"Kami selalu mendorong mahasiswa untuk menjadi
lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu memberikan
manfaat bagi masyarakat. Keberhasilan Bagus Ramadhani menunjukkan bahwa lulusan
Universitas Teknokrat Indonesia mampu mengintegrasikan pendidikan, kesehatan
olahraga, dan kewirausahaan menjadi sebuah karya yang berdampak," ujar
Mahathir.
Menurutnya, kisah sukses Bagus merupakan
implementasi nyata semangat Kampus Berdampak yang saat ini terus dikembangkan
Universitas Teknokrat Indonesia, yakni menghasilkan lulusan yang mampu menjadi
solusi bagi kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.
Keberhasilan Bagus juga sejalan dengan pencapaian
Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan
Sejahtera) melalui layanan kesehatan olahraga dan pencegahan cedera, SDG 4
(Pendidikan Berkualitas) melalui kontribusinya sebagai guru bersertifikasi,
serta SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui pengembangan
usaha Rumah Cedera Olahraga yang membuka peluang ekonomi berbasis kompetensi profesional.
Universitas Teknokrat Indonesia terus berkomitmen
mencetak mahasiswa terbaik melalui dukungan dosen-dosen terbaik, kurikulum
berbasis industri, fasilitas pembelajaran modern, serta berbagai program
pengembangan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Kisah inspiratif Bagus Ramadhani diharapkan dapat
menjadi motivasi bagi mahasiswa dan generasi muda untuk terus mengembangkan
potensi diri, berinovasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Bagi siswa SMA/SMK yang ingin menjadi bagian dari
kampus yang melahirkan lulusan berprestasi dan berdampak, pendaftaran mahasiswa
baru Universitas Teknokrat Indonesia dapat dilakukan melalui
spmb.teknokrat.ac.id. Dengan semangat "Sang Juara", Universitas Teknokrat
Indonesia terus mencetak generasi unggul yang siap bersaing dan berkarya untuk
Indonesia. (*)
Berita Lainnya
-
Talud Proyek Jalan Pringsewu–Kalirejo Dibongkar Usai Dikeluhkan Warga
Kamis, 18 Juni 2026 -
Talud Proyek Jalan Pringsewu–Kalirejo Dipersoalkan Warga, Dipasang Tanpa Galian
Kamis, 18 Juni 2026 -
Tahanan Menikah di Rutan Polres Pringsewu
Jumat, 12 Juni 2026 -
Tak Terima Ditagih Utang, Kakak Beradik di Pringsewu Keroyok Seorang Pria
Jumat, 12 Juni 2026








