• Jumat, 19 Juni 2026

HUT ke-344 Bandar Lampung, Dinkes Gelar Lomba Puskesmas Berprestasi dan Konten Kesehatan

Jumat, 19 Juni 2026 - 16.28 WIB
19

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, Muhtadi A. Temenggung. Foto: Sri/Kupastuntas.co

Sri

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-344 Kota Bandar Lampung, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandar Lampung menggelar lomba Puskesmas Berprestasi dan lomba konten media sosial kesehatan antar puskesmas.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, Muhtadi A. Temenggung, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari perayaan HUT kota, tetapi juga sebagai upaya mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dan inovasi di setiap puskesmas.

"Di rangkaian HUT Kota Bandar Lampung tahun ini, kami mengadakan lomba Puskesmas Berprestasi. Penilaiannya meliputi capaian program, kualitas pelayanan, hingga inovasi yang dilakukan masing-masing puskesmas," kata Muhtadi, Jumat (19/6/2026) .

Menurutnya, program tersebut direncanakan menjadi agenda tahunan sebagai bentuk apresiasi kepada puskesmas yang mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Selain lomba puskesmas berprestasi, Dinkes juga menggelar lomba media sosial dengan tema edukasi kesehatan masyarakat.

Konten yang dilombakan dapat berupa video pendek, film pendek, maupun materi edukasi yang dipublikasikan melalui platform digital seperti YouTube dan media sosial lainnya.

"Materinya seputar kesehatan, misalnya pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD), pencegahan Tuberkulosis (TBC), atau publikasi kegiatan pelayanan kesehatan yang dilakukan puskesmas. Semua karya harus orisinal dan dibuat langsung oleh puskesmas," jelasnya.

Muhtadi menambahkan, pemenang lomba akan mendapatkan penghargaan dari Wali Kota Bandar Lampung untuk kategori juara pertama, kedua, dan ketiga.

Proses penilaian dilakukan secara bertahap. Tahap awal berupa seleksi administrasi berdasarkan data capaian program yang dimiliki Dinkes. Setelah itu, tim penilai akan melakukan verifikasi lapangan kepada peserta yang lolos.

"Nanti kami seleksi administrasi terlebih dahulu, kemudian dilakukan kunjungan lapangan. Setelah diperoleh lima besar, proses penilaian juga akan melibatkan wartawan dan pegiat media sosial," ujarnya.

Ia berharap melalui kompetisi tersebut setiap puskesmas semakin terpacu untuk berinovasi, meningkatkan mutu pelayanan, sekaligus memperkuat edukasi kesehatan kepada masyarakat melalui pemanfaatan media digital. (*)