• Senin, 22 Juni 2026

Gajah Jantan Ditemukan Mati di TNWK, Polisi Selidiki Penyebabnya

Senin, 22 Juni 2026 - 18.42 WIB
128

Seekor gajah jantan ditemukan mati di kawasan hutan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Kabupaten Lampung Timur, Senin (22/6/2026). Foto: Ist.

Kupastuntas.co, Lampung Timur - Seekor gajah jantan ditemukan mati di kawasan hutan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Kabupaten Lampung Timur, Senin (22/6/2026). Kematian satwa dilindungi tersebut kini menjadi perhatian pihak berwenang karena penyebabnya belum diketahui.

Informasi mengenai temuan itu pertama kali beredar melalui sejumlah foto yang memperlihatkan bangkai gajah tergeletak di dalam kawasan hutan wilayah Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) III Way Kambas.

Dari dokumentasi yang beredar, gajah tersebut diketahui berjenis kelamin jantan dan memiliki gading yang masih utuh. Kondisi tubuhnya juga tampak belum mengalami pembusukan, sehingga diduga baru beberapa waktu lalu mati di lokasi tersebut.

Hingga Senin sore, pihak Balai TNWK masih melakukan penelusuran terkait informasi tersebut. Humas Balai TNWK, Riri, mengaku belum memperoleh laporan lengkap mengenai kejadian itu.

"Saya belum mengetahui informasi terkait kematian gajah tersebut," kata Riri saat dikonfirmasi.

Sementara itu, Kepala Balai TNWK, Zaidi, belum memberikan tanggapan saat dihubungi. Upaya konfirmasi melalui sambungan telepon maupun pesan singkat juga belum mendapatkan respons. Dokter hewan yang bertugas di Way Kambas, dr Esti, juga belum memberikan keterangan terkait kondisi satwa tersebut.

Di sisi lain, pihak kepolisian membenarkan telah menerima informasi mengenai kematian gajah tersebut. Kanit Tipidter Polres Lampung Timur, IPDA Aryanto, mengatakan laporan awal diterima dari pihak Balai TNWK.

"Iya, kami mendapat informasi dari pihak Balai TNWK, namun data lengkapnya belum kami terima," ujar Aryanto.

Menurutnya, sejumlah personel telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pengecekan sekaligus mengumpulkan informasi terkait penyebab kematian satwa yang dilindungi undang-undang tersebut.

"Sebagian anggota sudah menuju lokasi untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut," katanya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diketahui apakah kematian gajah tersebut disebabkan faktor alami, penyakit, atau faktor lainnya. Hasil pemeriksaan lapangan dan investigasi petugas masih ditunggu untuk mengungkap penyebab pasti kematian satwa ikonik TNWK itu. (*)

Editor : Erik Handoko