Guru di Lampung Akan Kunjungi Rumah Siswa Pantau Karakter dan Prestasi
Kepala Disdikbud Lampung Thomas Amirico saat dimintai keterangan, Kamis (25/6/2026). Foto: Ria/kupastuntas.co
Kupastuntas.co,
Bandar Lampung – Dinas Pendidikan dan
Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung akan menerapkan program Teacher Home
Visit atau kunjungan guru ke rumah siswa mulai tahun ajaran 2026/2027.
Program yang merupakan arahan langsung
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal tersebut bertujuan memperkuat sinergi
antara sekolah dan keluarga dalam memantau perkembangan akademik, karakter,
serta perilaku peserta didik.
Kepala Disdikbud Provinsi Lampung, Thomas
Amirico, mengatakan pembentukan karakter siswa tidak hanya berlangsung di
lingkungan sekolah, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh kondisi keluarga dan
lingkungan tempat tinggal.
"Pak Gubernur meminta kami membuat
program Teacher Home Visit atau guru berkunjung ke rumah siswa. Tujuannya untuk
melihat perkembangan anak secara menyeluruh, bukan hanya di sekolah tetapi juga
di lingkungan rumah," kata Thomas, Kamis (25/6/2026).
Melalui program tersebut, guru mata pelajaran
maupun guru Bimbingan Konseling (BK) akan melakukan kunjungan langsung ke rumah
siswa untuk berdialog dengan orang tua sekaligus memantau perkembangan peserta
didik.
Menurut Thomas, kunjungan tersebut juga
menjadi sarana untuk mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi siswa,
baik terkait prestasi akademik maupun persoalan karakter dan perilaku.
"Anak-anak yang memiliki kendala
akademik, masalah karakter, atau persoalan tertentu bisa dideteksi lebih awal.
Dengan begitu, sekolah dapat melakukan pendampingan sehingga mereka dapat
mengikuti proses pendidikan dengan lebih baik dan mencapai hasil yang
optimal," ujarnya.
Ia menjelaskan, kunjungan akan dilakukan di
luar jam belajar, seperti setelah kegiatan sekolah berakhir atau pada akhir
pekan.
"Guru dapat datang ke rumah siswa untuk
bertemu orang tua, menyampaikan perkembangan anak, mendengarkan masukan dari
keluarga, sekaligus melihat kondisi siswa di lingkungan tempat
tinggalnya," jelas Thomas.
Pada tahap awal, seluruh siswa SMA, SMK, dan
SLB negeri di Lampung akan menjadi sasaran program tersebut. Namun, sekolah
diminta tetap melakukan pemetaan agar siswa yang membutuhkan perhatian khusus
mendapatkan pendampingan lebih intensif.
"Semua siswa akan menjadi bagian dari
program ini, tetapi tentu ada prioritas. Siswa yang membutuhkan penguatan
karakter atau memiliki permasalahan tertentu akan mendapat perhatian
lebih," katanya.
Untuk memastikan program berjalan efektif,
Disdikbud Lampung menyiapkan sistem pelaporan dan evaluasi dari setiap sekolah.
Setiap kunjungan akan dicatat dalam kartu kendali yang memuat jumlah kunjungan,
hasil pertemuan dengan orang tua, serta tindak lanjut yang dilakukan sekolah.
"Nanti setiap sekolah wajib melaporkan
siswa yang sudah dikunjungi, frekuensi kunjungan dalam sebulan, hingga hasil
komunikasi dengan orang tua. Semua akan kami evaluasi secara berkala,"
tegasnya.
Melalui program Teacher Home Visit,
Pemerintah Provinsi Lampung berharap hubungan antara sekolah dan keluarga
semakin kuat sehingga mampu mendukung pembentukan karakter, peningkatan
prestasi, serta keberhasilan pendidikan peserta didik secara menyeluruh. (*)
Berita Lainnya
-
430 Mahasantri Diwisuda pada Takrim al-Najihin Ma’had Al Jami’ah UIN RIL
Kamis, 25 Juni 2026 -
Kuliah Umum Internasional FTK UIN RIL Bahas Peluang Studi dan Riset di Arab Saudi
Kamis, 25 Juni 2026 -
Kumpulkan 89 Kepala SPPG, Dinkes Bandar Lampung Tekankan Standar Keamanan MBG
Kamis, 25 Juni 2026 -
Kemenag Lampung Bangun Masjid Rp1,26 Miliar Hasil Donasi ASN hingga Mitra Kerja
Kamis, 25 Juni 2026








