Toko Diamond Berkah di Wonosobo Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp1 Miliar
Kupastuntas.co, Tanggamus — Kebakaran menghanguskan Toko Diamond Berkah di Pekon Dadimulyo, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus, Minggu (28/6/2026) sekitar pukul 07.00 WIB. Api yang diduga dipicu korsleting listrik melalap bangunan beserta sebagian besar barang dagangan di dalamnya.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, tetapi kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp1 miliar.
Kebakaran pertama kali diketahui warga yang melihat kepulan asap hitam dari bagian belakang bangunan. Dalam waktu singkat, api membesar dan menjalar ke seluruh bagian toko yang berisi berbagai jenis barang dagangan.
"Saya sedang melintas di depan toko. Awalnya melihat asap hitam dari belakang bangunan. Tidak lama kemudian terdengar percikan listrik, kabel terlepas, lalu api langsung membesar," kata Yatno, warga yang menjadi saksi mata.
Warga kemudian berupaya memberikan pertolongan sambil menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Tanggamus. Sekitar 30 menit kemudian, satu unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman.
Namun, upaya pemadaman menghadapi kendala karena bangunan toko dalam kondisi tertutup rapat. Api yang telah lebih dulu membesar sulit dijangkau petugas, sementara di dalam bangunan terdapat banyak barang yang mudah terbakar sehingga kobaran terus membesar.
Dinas Pemadam Kebakaran kemudian mengerahkan satu unit armada tambahan. Petugas dibantu warga sekitar berusaha mengendalikan api menggunakan dua mesin penyedot air milik warga untuk menambah pasokan air.
Setelah hampir tiga jam, api akhirnya berhasil dipadamkan. Beruntung, kebakaran tidak merembet ke bangunan lain karena jarak antarrumah dan pertokoan di sekitar lokasi relatif berjauhan.
Saat kejadian, toko diketahui masih dalam keadaan tutup sehingga tidak ada karyawan maupun pengunjung di dalam bangunan. Kondisi itu membuat peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.
Usai api berhasil dipadamkan, sejumlah karyawan berupaya menyelamatkan barang-barang yang masih dapat digunakan. Mereka mengeluarkan sisa barang dagangan dari dalam bangunan dan mengumpulkannya di halaman toko.
Personel Polsek Wonosobo selanjutnya memasang garis polisi di lokasi untuk kepentingan penyelidikan. Polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan sejumlah saksi guna memastikan penyebab kebakaran.
Dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik.
Namun, penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan.
Peristiwa ini menambah daftar kebakaran bangunan usaha yang diduga dipicu gangguan instalasi listrik.
Berdasarkan berbagai kajian keselamatan kebakaran, korsleting listrik masih menjadi salah satu penyebab dominan kebakaran bangunan di Indonesia.
Risiko tersebut umumnya dipicu instalasi yang telah berusia tua, penggunaan kabel yang tidak memenuhi standar, atau beban listrik yang melebihi kapasitas.
Karena itu, petugas mengimbau masyarakat, terutama pelaku usaha, untuk secara berkala memeriksa instalasi listrik di bangunan mereka.
Langkah tersebut dinilai penting untuk mengurangi potensi terjadinya kebakaran, terutama pada bangunan yang menyimpan barang-barang mudah terbakar.
Hingga Minggu siang, aparat kepolisian bersama pihak terkait masih melakukan pendataan terhadap kerugian akibat kebakaran. Nilainya sementara diperkirakan mencapai sekitar Rp1 miliar, sementara penyelidikan penyebab kebakaran masih terus berlangsung. (*)
Berita Lainnya
-
Polisi Beberkan Kronologis Kebakaran Toko Diamond Berkah di Wonosobo Tanggamus
Minggu, 28 Juni 2026 -
Residivis Kambuhan Dibekuk, CCTV Bongkar Aksi Pembobol Rumah di Pugung
Minggu, 28 Juni 2026 -
Migrasi Data Server, Perekaman KTP-el di Disdukcapil Tanggamus Dihentikan Sementara
Kamis, 25 Juni 2026 -
Ancam Warga Pakai Badik, Pria di Wonosobo Tanggamus Ditangkap Polisi
Kamis, 25 Juni 2026








