Beranda Bandar Lampung

Partisipasi Politik Masyarakat Lampung Diharap Meningkan pada Pemilu 2019

51
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Rapat koordinasi pemilu serentak 2019 di gedung Pusiban, Senin (1/4). (Foto: Erik/Kupastuntas.co)

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Pelaksanaan pemilihan umum (pemilu) serentak tahun 2019 diharapkan dapat mendorong adanya peningkatan partisipasi masyarakat di Provinsi Lampung. Sehingga potensi untuk golput bisa berkurang.

Staf Ahli Gubernur Lampung Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Fahrizal Darminto dalam sambutannya pada rapat koordinasi pemilu serentak 2019 di gedung Pusiban, Senin (1/4/2019) mengatakan peran dan partisipasi masyarakat merupakan suatu hal terpenting dari proses pemilu.

“Saat ini telah terjadi suatu kecenderungan atau fenomena fluktuasi tingkat partisipasi politik masyarakat dalam pemilu, hal ini terlihat dari hasil pelaksanaan Pilkada sebelumnya,” ujar Fahrizal.

Dia menerangkan, dari data yang ada tingkat partisipasi politik masyarakat Lampung pada pada Pemilu tahun 2014 sebesar 76,14 persen, sementara pada Pilpres 2014 sebesar 72,97 persen artinya ada penurunan.

Baca Juga: Waduh! Hanya Dihadiri 18 Anggota Dewan, Rapat Paripurna DPRD Bandar Lampung Ditunda 30 Menit

Menurutnya, aspirasi politik masyarakat dalam pemilu harus tersalurkan secara alamiah tanpa adanya tekanan, intimidasi, maupun ancaman lainnya. Yang demikian pemilu serentak tahun 2019 akan dapat menghasilkan pemimpin nasional yang mempunyai legitimasi serta amanah dalam menjalankan tugasnya kedepan.

Selain itu, kata dia, dilihat dari aspek kewaspadaan secara umum pada pemilu sebelumnya dapat berjalan dengan baik, hal tersebut dapat dijadikan pengalaman dalam menghadapi pemilu 2019 sehingga berjalan dengan aman dan terkendali.

“Pelaksanaan pemilu yang aman dan damai merupakan tugas dan tanggung jawab bagi kita semua. Hal ini diamanatkan dalam UU Nomor 7 tahun 2017 tentang pemilihan Umum yakni harus memenuhi prinsip mandiri, jujur, adil, berkepastian hukum, tertib, terbuka, profesional, akuntabel, efektif dan efisien,” jelasnya.

Baca Juga: Mobil Mercedes Benz Zainudin Dibeli Senilai 100 US Dollar Ditambah Rp400 Juta

Sementara di tempat yang sama, Kasubdit Politik Dit Intelkam Polda Lampung, AKBP Halomoan Siregar memaparkan, pihaknya akan mengerahkan personel keamanan sebanyak 5.842 orang dan dibantukan oleh TNI dan Linmas.

Pihaknya juga mengategorikan tiga Tempat Pemungutan Suara (TPS) di seluruh Provinsi Lampung yakni kurang rawan 25.881 TPS, rawan 289 TPS, dan sangat rawan 135 TPS.

“TPS sangat rawan berada di lokasi sengketa batas wilayah, yang secara geografi sulit ditempuh. Namun untuk pengamanan, kami akan berpatroli baik di tingkat kecamatan maupun di tingkat kabupaten. Polda Lampung dan jajaran mengantisipasi berbagai hal-hal yang tak diinginkan pada saat pelaksanaan pemilu 2019,” ujarnya. (Erik)

Baca Juga: Oknum Pungli Disdukcapil Lampung Utara Terancam Dipecat

Facebook Comments