• Selasa, 29 September 2020

Kemacetan Lalin di Jalinbar Terjadi Akibat Pohon Tumbang

Rabu, 23 Mei 2018 - 16.29 WIB
0

Kupastuntas.co, Tanggamus - Arus lalu lintas di jalan lintas barat (Jalinbar) tepatnya Km 56-57 Pekon Rantau Tijang, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus, mengalami kemacetan akibat pohon berdiameter cukup besar tumbang dan melintang ke badan jalan, Rabu (23/05/2018) sekira pukul 11.24 WIB. Pohon tumbang itu terjadi di saat hujan deras disertai angin kencang yang terjadi di wilayah Kecamatan Pugung.

BACA: Bawaslu Beberkan Isu-Isu Pelanggaran Kampanye Pilkada Lampung

BACA: Rumah Kayu di Tanggamus Hangus Terbakar Ketika Ditinggal ke Kebun

BACA: Polsek Pugung Beberkan Penyebab Kebakaran Rumah Kayu di Tanggamus

Akibat kejadian itu, arus lalu lintas dari arah Kabupaten Pringsewu menuju Kotaagung (Tanggamus), begitu pula sebaliknya mengalami kemacetan panjang hingga satu jam. Tumbangnya, pohon jenis jarak laut berduri itu, diduga sudah tua dan lapuk sehingga saat diterpa angin tidak kuat.

Beruntung, saat kejadian arus tidak ada kendaraan yang melintas di jalan nasional itu, sehingga tidak menimbulkan korban jiwa. Warga yang mengetahui hal itu, langsung laporan ke polisi.

Setelah mendapatkan laporan, anggota Polisi lalulintas (Polantas) Polres Tanggamus langsung meluncur ke lokasi untuk mengatur arus lalulintas dan mengevakuasi pohon tumbang dibantu dengan warga menggunakan peralatan seadanya.

BACA: Pemkab Tanggamus Gelar Pasar Murah Bagi Warga Kurang Mampu

BACA: Khamami Sebutkan Program Pembangunan Pro Rakyat saat Safari Ramadan

BACA: Terkesan Asal-Asalan, Pembangunan Jalan di Pesibar Nabrak Rumah Warga

"Dengan dibantu warga, kami langsung melakukan evakuasi dengan memotong batang pohon serta membersihkan sisa ranting yang berantakan di jalan. Meski menyebabkan macet selama satu jam, akhirnya pohon bisa dievakuasi," kata anggota Polantas, Bripka Yuliansyah Idrus mewakili Kasat Lantas AKP Sopyan.

Menurutnya, proses evakuasi memakan waktu hampir 1 jam. Sekitar pukul 12.30 WIB, pihaknya sudah bisa mengevakuasi dan membersihkan ranting reruntuhan. Sehingga pada saat itu juga, arus lalu lintas kembali normal.

"Hal ini berkat kesigapan semua pihak, khususnya anggota dan bersama masyarakat dalam melakukan evakuasi," ujar Yuliansyah. (Sayuti)

Editor :