• Jumat, 25 September 2020

Merasa Diintimidasi, Ketua Bawaslu Lampung Dijaga Polisi

Rabu, 11 Juli 2018 - 18.44 WIB
2

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bandar Lampung menerjunkan pengawalan pribadi untuk menjaga Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Lampung yang dikabarkan tengah mengalami intimidasi dari berbagai pihak.

Hal tersebut dilakukan untuk memberikan perlindungan dalam menangani gugatan yang dilayangkan tim kuasa hukum paslon 1 dan 2 atas dugaan pelanggaran administerasi secara terstruktur sistematis dan masif (TSM) yang diduga dilakukan oleh Paslon 3.

BACA: Disnakertrans Tubaba Kirim 13 Orang Menuju BLK Bekasi

BACA: HUT Bhayangkari ke-72, Ketua PWNU Lampung Apresiasi Kinerja Kepolisian

Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Murbani Budi Pitono menerangkan, bahwa pihaknya telah melakukan pengaman dengan menyediakan LO dan Pengawal Pribadi kepada orang nomor 1 di Bawaslu tersebut.

"Ada, Sampai sekarang untuk ketua bawaslu sudah kita berikan pengaman, dan di rumahnya sendiri sudah kita berikan pengaman, untuk pengamanan pribadi ada LO dan Walpri (Pengawal Pribadi)," ungkapnya saat dimintai keterangan di kantor Gakkumdu jalan Jendral Sudirman, Rabu (11/07/2018).

Murbani juga mengungkapkan bahwa Indonesia adalah negara yang bersupremasi hukum artinya hukum yang harus diutamakan, hukum yang memiliki aturan dan pihak-pihak yang memberikan kewenangan untuk melaksanakan dan menegakkan hukum sendiri.

"Nah untuk yang berkaitan dengan pemilu itu ada Bawaslu dan Gakkumdu itu yang kita dorong dan kita jaga," ujarnya.

BACA: Ngantuk Berat Nonton Piala Dunia, Uang 70,5 Juta Raib Gondol Maling

BACA: Tangani Gugatan, Ketua Bawaslu Lampung Mendapat Intimidasi

Murbani juga menambahkan Pengamanan ini dilakukan agar Bawaslu dan Gakumdu bisa melaksanakan kegiatan dan dapat melakukan analisa kasus dan bisa mengambil keputusan yang adil dan sebenar-benarnya dan tidak mengintimidasi jadi keputusan yang adil yang tidak memihak kesiapun.

"Untuk pengaman itu sendiri kita buat bukan untuk mengistimewakan, tujuannya untuk memastikan pilkada berjalan dengan aman dan terkendali, Kita laksanakan sesuai dengan tingkat kerawanan, semakin rawan maka akan kita tambah pasukan tetapi kita ada standar operasional pertahanan sendiri," kata dia. (Sule)

Editor :