Beranda Daerah Lampung Tanggamus

Global Tiger Day 2018, Mitra TNBBS Ajak Masyarakat Lindungi Harimau Sumatera

88
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
https://www.kupastuntas.co/files/15-17.jpg
Para pelajar, Pramuka, akademisi dan aktivis memadati kawasan RTH Taman Kota Soekarno, Kotaagung, Tanggamus memperingati hari harimau sedunia 2018, , Senin (30/07/2018). Foto: Sayuti/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Tanggamus – Balai Besar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) menggelar kampanye penyelamatan harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) dalam rangka memperingati Hari Harimau Internasional atau Global Tiger Day (GTD) 2018.

Kegiatan dalam rangka untuk memberikan edukasi ke masyarakat bahwa Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) saat ini terancam punah, sehingga dilindungi oleh pemerintah melalui undang-undang, digelar di kawasan ruang terbuka hijau (RTH) Taman Kota Soekarno, Kotaagung, Kabupaten Tanggamus.

Kegiatan ini dihadiri sejumlah Mitra TNBBS, seperti WCS, WWF, Tiger Project Sumatera, Tiger Art, Forum Harimau Kita hingga komunitas seperti gerakan Pramuka dan Goes Kotaagung (Goska) tampak hadir untuk memeriahkan acara dan bersama-sama mengedukasi masyarakat umum.

BACA : 3 Tahap Pendaftaran CPNS 2018, Unggah Berkas ke SSCN.BKN.go.id

BACA : Budaya Gotong Royong Masyarakat Tubaba Semakin Melekat

Dalam acara juga ditampilkan aksi teatrikal yang membawa pesan kepada siswa sekolah dan masyarakat bahwa Harimau Sumatera saat ini terancam punah, selain itu panitia juga membagi-bagikan selebaran yang berisi mengenai informasi seputar Harimau Sumatera dan ada aksi mengecat muka dengan karakter Harimau Sumatera, pengunjung yang datang juga bisa berswafoto dengan background Harimau Sumatera.

Regional Coordinator (RC) Tiger Project Sumatera Landscape TNBBS, Nani, yang juga ketua panitia pelaksana, mengatakan, bahwa peringatan GTD 2018 ini merupakan ajang penyadartahuan atau kampanye kepada masyarakat umum terhadap penyelamatan Harimau Sumatera.

“TNBBS merupakan salah satu warisan dunia, ada tiga satwa kunci yang masih tersisa seperti gajah,badak dan Harimau Sumatera. Khusus Harimau Sumatera, kendati populasinya masih ada namun jumlahnya tidak banyak untuk se Sumatera saja saat ini populasinya 400-600 ekor, nah, tugas kita bersama untuk menjaga agar yang tersisa itu terus lestari, jangan sampai seperti Harimau Jawa dan Harimau Bali yang sudah punah,” ujarnya.

Kegiatan TDG 2018 terus Nani, sebelumnya dilakukan di SD Sukaraja , Kecamatan Semaka, nantinya rangkaian TGD terus berlanjut di Kabupaten Pesisir Barat 11-12 Agustus mendatang.

”Kegiatan TGD ini serentak dilakukan di 10 kabupaten/kota, ini merupakan kampanye penyelamatan Harimau Sumatera, kami yang melibatkan mitra, komunitas, pemda dan stakeholder terkait terus berupaya mengedukasi masyarakat,” kata Nani.

BACA : Warga Way Jelai Tanggamus Gunakan Sungai Kotor untuk MCK

BACA : Gempa 6,4 SR di NTB, Korban Bertambah 14 Orang Tewas dan Ribuan Rumah Hancur

Sementara Asisten Bidang Administrasi Setkab Tanggamus Firman Ranie yang hadir dalam kegiatan TGD mewakili Pj Bupati Tanggamus Zainal Abidin mengapresiasi peringatan TGD yang diinisiasi oleh TNBBS bersama mitra. Menurut Firman, masyarakat khususnya generasi muda, harus bisa menjaga satwa seperti harimau, badak dan gajah yang saat ini terancam punah.

”Jangan sampai satwa, gajah, badak dan harimau hanya menjadi cerita bagi anak cucu kita seperti dinosaurus, maka dari itu kita harus menjaga satwa yang dilindungi tersebut,” kata Firman. (Sayuti)

Facebook Comments