• Rabu, 30 September 2020

Tersebar Hoax Petugas KPPS di Way Kanan Tewas Ditujah karena Jadi Relawan Partai, Begini Klarifikasi Kapolres

Minggu, 28 April 2019 - 18.50 WIB
12

Kupastuntas.co, Way Kanan - Kapolres Way Kanan AKBP Andy Siswantoro, menyayangkan berita hoax yang tersebar di media online, FB dan WhatsApp mengenai kasus pembunuhan anggota KPPS yang di sangkutpautkan dengan politik. Kasus pembunuhan sendiri terjadi pada hari Jum'at sore sekitar pukul 16.30 WIB, di lapangan di Dusun Margo Mulyo Kampung Kali papan Kecamatan Negeri Agung Way Kanan, Minggu (28/4/2019).

"Itu tidak benar apa yang tersebar di beberapa media Online, FB dan WhatsApp, yang mengatakan salah satu kader politik dibunuh dikarenakan mendukung salah satu pasangan calon dari partai tertentu dan mempertahankan C1. Saya katakan sekali lagi, bawah berita yang tersebar di media FB dan WhatsApp itu berita hoax, jelas ini berita hoax," tegasnya.

Berita Terkait : Kurang dari 6 Jam, Pelaku Pembunuhan dengan Badik Ditangkap

Andy melanjutkan, jadi tidak ada hubungannya dengan politik ataupun partai tertentu, kasus pembunuhan ini murni kasus kriminal.

"Sedangkan kasus pembunuhan yang terjadi pada hari Jum'at, berawal dari lapangan yang akan di pakai untuk bermain bola volly," terangnya.

Berita Terkait : Niat Ingin Melerai Perkelahian, Sukardi Warga Way Kanan Tewas Tertikam Badik

Di tempat terpisah, PJ Kepala Kampung Kali Papan Rejo, Edison, yang di hubungi oleh Kupastuntas.co melalui telepon selulernya, mengatakan Kalau itu tidak benar beritanya, Sukardi (korban) bukan anggota partai politik manapun karena korban selain ketua RT juga sebagai anggota KPPS di TPS 20 Kampung Kali Papan.

"Yang jelas korban bukan anggota partai manapun kalau dia anggota partai tidak mungkin jadi anggota KPPS, karena sudah jelas anggota KPPS tidak boleh dari anggota partai apalagi korban merupakan ketua RT 01 Dusun Margo Mulyo Kampung Kali Papan," terangnya. (Sandi)

 

Tonton Juga :

Insiden Kapal Vietnam Tabrak Kapal TNI AL di Laut Natuna

https://youtu.be/sYOkSva1eYA

Editor :