Beranda Daerah Lampung Lampung Utara

Puskemas Abung Barat: Kesehatan Nenek Ginem Normal, Dia Butuh Alat Bantu Pendengaran

50
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Mesi bersama Yunita (memakai hijab warna hitam dan merah) Bidan Desa dari Dinas Kesehatan yang bertugaa di Puskesmas Abung Barat, Kabupaten Lampung Utara saat melalukan pemeriksaan terhadap kondisi kesehatan nenek Ginem (70), didampingi ibu Mariyam (hijam kuning) Jumat (12/7/2019). Foto: Sarnubi/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Lampung Utara – Kondisi kesehatan Ginem nenek berusia (70) yang hidup sebatangkara dengan keadaan kurang pendengaran dan penglihatan (buta dan tuli) sedang dalam pengawasan dan perawatan tim medis dari Puskesmas Abung Barat.

“Untuk kondisi badannya normal, tensi darahnya juga normal, hanya saja untuk melihat dia tidak bisa dan pendengarannya juga kurang, kalau mau bicara terpaksa kita harus mengeluarkan suara kuat,” kata Mesi bersama Yunita selaku Bidan Desa dari Puskesmas Abung Barat kepada wartawan media ini setelah melakukan pemeriksaan rutin terhadap nenek Ginem, di salah satu rumah warga karena rumah nenek Ginem sedang dilakukan perbaikan, Jumat (12/7/2019).

Baca juga: Pemerintah Desa Simpang Abung Perbaiki Rumah Nenek Ginem

Disampaikan, Yunita kalau untuk kondisi badan nenek Ginem memang dalam kondisi normal, namun pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Utara melalui petugas dari Puskesmas Abung Barat harus melakukan pemeriksaan secara inten. Hal itu karena kondisi usia nenek Ginem sudah lanjut, untuk itu petugas kesehatan melakukan pemeriksaan secara rutin kepada sang nenek.

“Pemeriksaannya dilakukan secara intens, seminggu itu dua kali kita kesini untuk memeriksa keadaannya,” ujar Yunita.

Ditambahkan Mesi, kalau untuk pendengaran nenek Ginem masih bisa dilakukan pengobatan atau dengan memberikan alat bantu untuk dia bisa mendengar.

Namun untuk penglihatan karena telah lanjut usia masih perlu dilakukan koordinasi ke dinas dan pemerintah daerah setempat.

“Untuk kesembuhan dari kurangnya pendengaran dan penglihatannya ini kita akan melakukan koordinasi dengan pihak dinas, tapi yang jelas kalau untuk pendengarannya masih bisa diberikan melalui alat bantu,” lanjutnya.

Menurut Mariyam, tetanga nenek Ginem, kondisi kurang pendengaran dan penglihatan nenek Ginem memang sudah lama dideritanya. Namun warga sekitar tempat tinggalnya belum begitu memberikan perhatian karena saat itu suaminya masih ada. Setelah dia hidup seorang diri sejak suaminya meninggal dunia masyarakat setempatlah yang memberikan pertolongan kepada si nenek.

“Sudah lama dia (nenek Ginem) tidak bisa melihat dan kurang pendengarannya ini, tapi waktu itu suaminya masih ada. Jadi kita cuma bantu-bantu seperlunya. Tapi sekarang dia sudah sendirian kalau enggak kita bantu bagaimana kondisinya. Ini aja mandi dan yang lainnya kami yang merawatnya,” ungkap Mariyam.

Diberitakan sebelumnya, nenek Ginem (70) ini merupakan warga Desa Simpang Abung, Kecamatan Abung Barat, Kabupaten Lampung Utara yang tinggal di Dusun II Tanjung Aman atau Dusun Gunung Meraksa hidup dengan kondisi kurang penglihatan dan pendengarannya (buta dan tuli). (Sarnubi)

Facebook Comments