Gubernur Arinal: Impor Kopi Jangan Jadi Budaya!
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengingatkan seluruh pengusaha kopi di Lampung agar tak menjadikan impor kopi sebagai budaya, karena menurutnya hal tersebut akan merusak image kopi Lampung di mata internasional.
Hal itu ditegaskan Arinal saat diwawancara usai menghadiri acara Workshop Pengendalian Kerusakan Perairan Darat (PKPD) melalui public - private partnership (PPP) dan imbal jasa lingkungan, di Hotel Horison Bandar Lampung, Kamis (01/08/2019).
"Yang panting saya ingin membuat Lampung itu mandiri, kalau ternyata kopi itu ada kegagalan panen sehingga konsumsi yang dibutuhkan dan sangat diperlukan maka impor menjadi salah satu solusi, tapi bukan untuk dibudidayakan," ujar Arinal.
Sementara itu, mengenai adakah rencana untuk memanggil pihak Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI) Lampung, Dewan Kopi, dan para importir kopi di Lampung, ia mengaku masih perlu melihat situasi terlebih dahulu.
"Kalau saya ada rencana bertemu Menteri Perdagangan dan Menteri Pertanian dulu, biarikan di bawah kalau yang bertemu itu. Kalau ditangani Polda Lampung, ya itu wewenang beliau," kata dia. (Erik)
Berita Lainnya
-
Ribuan Pelanggan PLN Lampung Manfaatkan Diskon Tambah Daya 50 Persen, Aktivitas di Rumah Makin Nyaman dan Lancar
Kamis, 14 Mei 2026 -
Mahasiswa Terbaik Teknik Elektro Universitas Teknokrat Indonesia Terapkan PLTS untuk Pertanian Hidroponik Berkelanjutan di Lampung
Kamis, 14 Mei 2026 -
Kuasa Hukum Bantah Arinal Terlibat Korupsi Dana PI 10 Persen: Sepeser Pun Tidak Pernah Menerima Uang
Rabu, 13 Mei 2026 -
Kuasa Hukum Sebut Kasus Dana PI 10 Persen Janggal, Ana Sofa Yuking: Kerugian Negara Saja Tidak Ada
Rabu, 13 Mei 2026








