Beranda Daerah Lampung Pesawaran

Isu Mogok Dokter di RSUD Abdul Moeloek Berdampak Pada Pelayanan RSUD Pesawaran

434
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
RSUD Pesawaran. Foto: Reza/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Pesawaran – Beredarnya informasi terkait polemik yang terjadi di rumah sakit umum daerah (RSUD) Abdul Moeloek Lampung, rupanya berdampak pada pelayanan di RSUD Pesawaran, terutama pada pasien bedah yang ingin dirujuk ke rumah sakit terbesar di Lampung tersebut.

Pasalnya sejak beredar isu adanya dokter bedah RSUD Abdul Moeloek yang mengundurkan diri, RSUD Pesawaran kesulitan untuk merujuk pasien bedah ke RSUD Abdul Moeloek lantaran persediaan kamar untuk pasien bedah di RSUD Abdul Moeloek selalu penuh.

Hal tersebut dikatakan Kepala Bidang Pelayanan Medis dan Keperawatan RSUD Pesawaran, Drg Andika. Ia mengatakan, beberapa hari terakhir kamar di RSUD Abdul Moeloek selalu penuh sehingga pihaknya tidak bisa merujuk pasien bedah RSUD Pesawaran ke RSUD Abdul Moeloek.

“Sekarang kan kalau mau merujuk pasien lewat online karena lewat manual sudah tidak bisa, nah setiap kita ingin rujuk pasien bedah lewat online, pemberitahuannya kamar penuh terus, kita juga bingung, kalau kita bawa ke sana pasien nggak diterima kan kesalahan juga kita,” jelasnya, rabu (11/09/2019).

Maka dari itu, kata dia, sekarang apabila ada pasien bedah yang meminta dirujuk ke RSUD Abdul Moeloek, pihak RSUD Pesawaran hanya melakukan perawatan di rumah sakit saja.

“Biasanya kalau ada pasien bedah minta dirujuk, kita mengirimkan ke RSUDAM atau tidak ke RS Urip Sumoharjo, tapi karena ke dua rumah sakit itu penuh terus kamarnya, akhirnya kami memberi pemahaman kepada pasien agar dirawat di RSUD Pesawaran dulu, sampai kamar di sana ada yang kosong,” paparnya.

Disinggung dengan adanya aksi mogok yang dilakukan oleh dokter bedah RSUDAM, dirinya tidak mengetahui secara detail terkait masalah tersebut. “Sempat waktu itu ada surat selebaran yang dikirim melalui grup WhatsApp, tapi bukan surat resmi dari Rumah Sakit Abdul Muluk, tapi dari komite medik rumah sakit Abdul Moeloeknya, nah kalau untuk isi dari surat itu apa, saya lupa, karena gak saya simpan,” tutupnya. (Reza)

Facebook Comments