• Rabu, 28 September 2022

Jejak Karier Ferdy Sambo, Sang Jenderal Pengungkap Kasus Kopi Racun Sianida yang Berakhir Jadi Tersangka

Selasa, 09 Agustus 2022 - 20.49 WIB
466

Irjen Ferdy Sambo. Foto: Herald.id

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Nama Irjen Ferdy Sambo dalam beberapa hari terakhir menjadi perbincangan ramai di tanah air. Terlebih saat ini mantan Kadiv Propam itu ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penembakan terhadap Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J yang tak lain adalah ajudannya sendiri di rumah dinas yang bersangkutan.

Kapolri menyebut Irjen Ferdy Sambo yang memerintahkan penembakan terhadap Brigadir J. Kapolri mengatakan, tidak ada peristiwa tembak-menembak seperti laporan awal kasus.

Lalu siapakah Ferdy Sambo dan bagaimana jejak karier sang jenderal selama ini?.

Ferdy Sambo merupakan jenderal bintang tiga polisi dengan karier cemerlang. Pria lulusan Akpol 1994 ini sangat berpengalaman dalam bidang reserse.

BACA JUGA: Irjen Ferdy Sambo Dalangi Pembunuhan Brigadir J, Hingga Ancaman Hukuman Mati

Sejumlah kasus besar yang menyita perhatian publik ditanganinya, di antaranya kasus kopi Sianida yang menewaskan Mirna Salihin dan bom Sarinah pada 2016.

Ferdy Sambo adalah polisi kelahiran 19 Februari 1973. Kariernya melesat sejak dipromosikan dari Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat menjadi Kapolres Purbalingga, Jawa Tengah pada 2012.

Setahun kemudian, Ferdy ditugaskan sebagai Kapolres Brebes.

Tiga tahun di Jawa Tengah, Ferdy langsung ke Jakarta, yaitu sebagai Wadirreskrimum Polda Metro Jaya pada 2015.

Tak butuh waktu lama bagi Ferdy untuk dipercaya menjabat posisi lain.

 Pada 2016 ia dipromosikan sebagai Kasubdit IV Dittipudum Bareskrim Polri. Kariernya kembali melejit.

BACA JUGA: Breaking News! Irjen Ferdy Sambo Ditetapkan Tersangka Pembunuhan Brigadir J

Ferdy selanjutnya didapuk sebagai Dirtipidum Bareskrim Polri pada 8 November 2019. Setahun berselang, Kapolri Jenderal Pol Idham Azis mempromosikan Brigjen Pol Ferdy Sambo sebagai Kadiv Propam Polri.

Hampir 3 dekade berkiprah sebagai anggota kepolisian, Ferdy pernah terlibat dalam pengungkapan sederet kasus besar seperti bom Sarinah Thamrin (2016), kasus kopi mengandung sianida (2016), surat palsu tersangka Djoko Tjandra (2018), hingga kebakaran di Gedung Kejaksaan Agung RI (2020), dan Insiden bentrok FPI dan Polri di Jalan Tol Jakarta-Cikampek pada 7 Desember 2020 yang menyebabkan 6 orang laskar FPI tewas. (**)